DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Penguatan Literasi Budaya Dan Kewargaan Oleh Guru Dalam Pembelajaran PPKN Kelas VII Di SMP Negeri 8 Banjarmasin
PENGARANG:JUHAR LATIFAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-08-01


Juhar Latifah. 2024. Penguatan Literasi Budaya dan Kewargaan Oleh Guru Pada Pembelajaran PPKn Kelas VII di SMP Negeri 8 Banjarmasin . Skripsi Program Studi Pendidikan Pancasila & Kewarganegaraan. Jurusan PendidikanIlmu Pengetahuan Sosial FKIP Universitas Lambung Mangkurat. PembimbingHeru Puji Winarso.

Kata Kunci : Penguatan, Literasi Budaya dan Kewargaan, Pembelajaran Pendidikan Pancasila & Kewarganegaraan

SMP Negeri 8 Banjarmasin karena sekolah ini memiliki akreditasi sangat baik (A) dan sekolah ini merupakan salah satu sekolah penggerak yang memumpuni dari segala bidang dan aspek yang telah terpenuhi. Walaupun, sekolah ini merupakan sekolah penggerak belum tentu penguatan Literasi Budaya dan Kewargaan dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila & Kewarganegaraan kelas VII berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk 1. Mendeskripsikan penguatan  literasi budaya dan kewargaan oleh guru pada pembelajaran PPKn kelas VII di SMP Negeri 8 Banjarmasin 2. Menganalisis hambatan yang dihadapi guru dalam penguatan literasi budaya dan kewargaan dalam pembelajaran PPKn kelas VII .

Penelitian ini menggunakan Metode Kualitatif dengan pendekatan desain deskriptif. pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi serta analisis hasil penelitian yang dipakai adalah reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan.

            Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1. Penguatan  literasi budaya dan kewargaan pada pembelajaran PPKn yang dilaksanakan oleh guru PPKn yaitu penguatan dengan cara memberikam pendekatan pada saat pembelajaran dan melalui kegiatan yang menyenangkan seperti membaca, menganalisis teks bacaan dan melakukan kelompok diskusi berbasis budaya dan kewargaan guru juga menghubungkan konsep literasi budaya dan kewargaan dengan konteks lokal sehingga peserta didik dapat memahami relevansinya dalam kehidupan sehari-hari, pihak sekolah juga menyediakan pojok baca dan bahan bacaan untuk meningkatkan literasi budaya dan kewargaan. 2. Kendala yang dialami dalam penguatan literasi budaya dan kewargaan pada pembelajaran Pendidikan Pancasila & Kewarganegaraan di SMP Negeri 8 Banjarmasin yakni: terbatasnya sumber daya dan perbedaan latar belakang antar siswa di dalam kelas .

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan guru mata pelajaran Pendidikan Pancasila & Kewarganegaraan  lebih banyak mengikuti kegiatan pelatihan atau workshop agar guru dapat meningkatkan skill penguatan dan pemahaman mengenai pengelolaan kelas dalam meningkatkan literasi budaya dan kewargaan.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI