DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA DALAM MUATAN IPAS DENGAN MENGGUNAKAN KOMBINASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING, EXAMPLE NON EXAMPLE DAN TALKING STICK DI KELAS IV SDN JELAPAT 1 | |
| PENGARANG | : | RIZKA MAULIDA PUTRI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-08-01 |
Putri, Rizka Maulida (2024). Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Prestasi Belajar Siswa dalam Muatan IPAS dengan Menggunakan Kombinasi Model Problem Based Learning, Example Non Example dan Talking Stick di Kelas IV SDN Jelapat 1 Barito Kuala. Skripsi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Dosen Pembimbing: Dessy Dwitalia Sari, M.Pd.
Kata Kunci: Keterampilan Berpikir Kritis, Prestasi Belajar Siswa, IPAS, Problem Based Learning, Example Non Example, dan Talking Stick.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya keterampilan berpikir kritis serta prestasi belajar siswa dalam muatan IPAS di Kelas IV SDN Jelapat 1 Barito Kuala yang disebabkan oleh pembelajaran hanya berlangsung satu arah, guru hanya menggunakan metode ceramah pada saat pembelajaran berlangsung, siswa tidak dihadapkan dengan permasalahan dan pembelajaran belum menerapkan strategi yang tepat dan pengunaan model pembelajaran yang kurang bervariasi sesuai dengan kondisi siswa yang tentunya hal ini berdampak pada rendahnya keterampilan berpikir kritis dan prestai belajar siswa pada muatan IPAS di Kelas IV SDN Jelapat 1 Barito Kuala. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis serta prestasi belajar siswa dalam muatan IPAS dengan menggunakan kombinasi model Problem Based Learning, Example Non Example dan Talking Stick di Kelas IV SDN Jelapat 1 Barito Kuala.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 pertemuan. Subjek dari penelitian adalah siswa Kelas IV SDN Jelapat 1 Barito Kuala dengan jumlah siswa sebanyak 20 siswa. Keterampilan berpikir kritis diperoleh melalui lembar observasi. Prestasi belajar siswa diperoleh melalui teknik pengukuran dengan tes secara individu. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik deskriptif analisis dijabarkan pada tabel dan grafik dengan persentase.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kritis pada pertemuan ke-1 memperoleh persentase 45%, pertemuan ke-2 memperoleh persentase 65% dan pada pertemuan ke-3 memperoleh persentase 85%. Prestasi belajar siswa pada pertemuan ke-1 memperoleh persentase 45%, pertemuan ke-2 memperoleh persentase 75% dan pada pertemuan ke-3 memperoleh persentase 90%.
Berdasarkan temuan ini dapat disimpulkan bahwa keterampilan berpikir kritis dalam mengikuti pembelajaran telah terlaksana dengan kriteria sangat kritis. Prestasi belajar siswa dalam muatan IPAS mengalami peningkatan dan mencapai ketuntasan hasil belajar. Disarankan bagi guru sebagai pertimbangan dalam mengembangkan inovasi pembelajaran, siswa dapat meningkatkan gaya belajar dan hasil belajar, kepala sekolah sebagai masukan pembinaan guru dan peneliti selanjutnya untuk bahan referensi.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI