DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Kondisi Sosial dan Ekonomi Pedagang Kaki Lima di Handil Bakti sebagai Sumber Belajar IPS | |
| PENGARANG | : | IRMA DWINA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-08-01 |
Pembelajaran IPS menyediakan sumber belajar yang bervariasi dan kontekstual yang dapat menjawab kebutuhan individual dan kelompok. Pedagang kaki lima di Handil Bakti, kaya akan informasi, namun belum dimanfaatkan sebagai sumber belajar IPS. Tujuan penelitian ini yaitu: 1) Mengidentifikasi dan mendeskripsikan kondisi sosial pedagang kaki lima di Handil Bakti; 2) Mengidentifikasi dan mendeskripsikan kondisi ekonomi pedagang kaki lima di Handil Bakti; 3) Menganalisis relevansi kondisi sosial dan ekonomi pedagang kaki lima di Handil Bakti sebagai sumber belajar IPS.
Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini yaitu sumber primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan Miles dan Huberman dengan tiga tahapan yaitu reduksi, penyajian data dan penarikan simpulan. Uji keabsahan data dilakukan dengan perpanjangan pengamatan, member check, dan triangulasi.
Hasil penelitian: 1) Kondisi sosial pedagang kaki lima di Handil Bakti bervariasi, seperti tingkat Pendidikan pedagang kaki lima berbeda-beda mulai dari pendidikan SD hingga SMA, usia pedagang kaki lima mulai usia 20-60 tahun, jenis kelamin pedagang kaki lima terdiri dari laki-laki dan Perempuan. 2) Kondisi ekonomi pedagang kaki lima di Handil Bakti terdiri dari pendapatan yang berbeda- beda dan tidak stabil, pekerjaan sebagai pedagang kaki lima dilakukan karena untuk memenuhi kebutuhan hidup, disamping itu pekerjaan sebagai pedagang kaki lima dianggap lebih mudah dengan modal relatif rendah. 3) Relevansi kondisi sosial dan ekonomi pedagang kaki lima sebagai sumber belajar IPS pada materi IPS kelas VII seperti materi mengenal lokasi tempat tinggal, interaksi sosial dan materi Status, peran sosial, diferensiasi dan stratifikasi sosial, dan materi tentang pendapatan. Pada kelas VIII materi perbedaan pekerjaan, komposisi penduduk dilihat dari usia, saluran mobilitas sosial berdasarkan pendidikan.
Simpulan: Kondisi sosial pedagang kaki lima di Handil Bakti menunjukkan keberagaman latar belakang pendidikan dan usia, dengan mayoritas lulusan SMP dan berada dalam rentang usia produktif, serta pola interaksi yang ditandai dengan adanya kerjasama antar pedagang. Kondisi ekonomi, pedagang kaki lima meskipun menghadapi tantangan seperti ketidakstabilan pendapatan, sebagian besar pedagang kaki lima di Handil Bakti memiliki pendapatan yang tergolong tinggi menurut standar BPS dan sesuai dengan UMP Kalimantan Selatan. Relevansi kondisi sosial ekonomi pedagang kaki lima sebagai sumber belajar IPS terlihat, terutama dalam materi-materi IPS di kelas VII dan VIII SMP.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI