DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA PADA ASPEK MEMBACA INTENSIF MENGGUNAKAN KOMBINASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING, COOPERATIVE SCRIPT, DAN TALKING STICK PADA KELAS V SDN SUNGAI BILU 1 BANJARMASIN
PENGARANG:NOVIA ANJELINA ARDHANA PRAWITA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-08-01


Prawita, Novia Anjelina Ardhana, 2024.Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Pada Aspek Membaca Intensif Menggunakan Kombinasi Model Pembelajaran Problem Based Learning, Cooperative Script, dan Talking Stick Pada Kelas V SDN Sungai Bilu 1 Banjarmasin.Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Kependidikan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing: Dr. Hj. Susilawaty, M.Pd.

Kata Kunci: Aktivitas Belajar, Hasil belajar, Membaca intensif, Problem Based Learning, Cooperative Script, dan Talking Stick.

Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya aktivitas dan hasil belajar Bahasa Indonesia terutama pada aspek membaca intensif. Hal tersebut disebabkan pembelajaran bersifat satu arah, siswa terlihat kurang aktif dalam pembelajaran , minimnya variasi model pembelajaran, serta kurangnya pemahaman siswa terhadap materi bacaan. Upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan kombinasi model Problem Based Learning,  Cooperative Script, dan Talking Stick dalam pembelajaran. Tujuan Penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas siswa dan hasil belajar siswa.

Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 3 kali pertemuan. Subjek Penelitian ini adalah siswa kelas V- B SDN Sungai Bilu 1 Banjarmasin yang berjumlah 29 orang siswa terdiri dari 14 orang siswa laki-laki dan orang 15 siswa perempuan, pada semester II tahun ajaran 2023/2024. Data yang diambil merupakan data kualitatif diperoleh melalui observasi aktivitas guru dan aktivitas siswa kemudian menggunakan data kuantitatif untuk hasil belajar siswa yang diperoleh melalui tes tertulis secara kelompok dan individu. Data dikumpulkan dengan teknik observasi dan tes tertulis.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan 1 memperoleh skor 23, pertemuan 2 memperoleh skor 27, dan pertemuan 3 meningkat memperoleh skor 32. Aktivitas siswa pada pertemuan 1 memperoleh persentase 66%, pertemuan 2 memperoleh persentase 83%, dan pertemuan 3 memperoleh persentase 100%. Untuk ketuntasan klasikal hasil belajar siswa pada pertemuan 1 memperoleh persentase 45%, pertemuan 2 memperoleh persentase 72%, dan pertemuan 3 memperoleh persentase 93%.

Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan kombinasi model Problem Based Learning,  Cooperative Script, dan Talking Stick dapat meningkatkan kualitas aktivitas guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar siswa. Adapun dari saran bagi guru, kepala sekolah, dan peneliti lain dapat dijadikan alternatif dalam menggunakan model kombinasi pembelajaran khususnya pada muatan Bahasa Indonesia.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI