DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN AKTIVITAS, MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MUATAN IPAS MENGGUNAKAN KOMBINASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING, STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION DAN NUMBERED HEAD TOGETHER DI SDN ANTASAN BESAR 1 BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | M. RIFKI FAUZAN | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-08-01 |
Rifki Fauzan,M.2024. Meningkatkan Aktivitas, Motivasi dan Hasil Belajar Muatan Ipas Menggunakan Kombinasi Model Problem Based Learning, Student Teams Achievement Division dan Numbered Head Together di SDN Antasan Besar 1 Banjarmasin. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing Drs. Asrani, M. Pd.
Kata Kunci: Aktivitas, Motivasi, Hasil Belajar, Kombinasi Model.
Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah rendahnya aktivitas, motivasi dan hasil belajar siswa pada muatan IPAS. Penyebabnya yaitu pembelajaran masih bersifat satu arah, kurang kerjsama dan pasif saat pembelajaran, tidak aktif dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, salah satu upaya meningkatkan Aktivitas, Motivasi dan Hasil Belajar yaitu melalui Kombinasi Model Problem Based Learning, Student Teams Achievement Division dan Numbered Head Together. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru serta menganalisis aktivitas siswa, motivasi dan hasil belajar siswa.
Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Antasan Besar 1 Banjarmasin 2023/2024, jumlah siswa sebanyak 27 orang siswa terdiri dari 12 orang siswa laki-laki dan 15 orang siswa perempuan . Data dihasilkan dari rubrik, lembar observasi dan tes hasil belajar, kemudian dianalisis dengan teknik deskriptif dan digambarkan dalam bentuk tabel dan grafik. Selanjutnya, diinterpresentasikan dengan menggunakan kriteria pada masing- masing indikator keberhasilan aktivitas guru, aktivitas siswa, motivasi dan hasil belajar siswa secara individual dan klasikal.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan 1 memperoleh skor 28, pertemuan 2 memperoleh skor 31, pertemuan 3 memperoleh skor 36 dan pertemuan 4 meningkat memperoleh skor 39. Aktivitas siswa pada pertemuan 1 memperoleh persentasi 51,85%, pertemuan 2 memperoleh persentasi 62,96%, pertemuan 3 memperoleh persentasi 77,78% dan pertemuan 4 memperoleh persentasi 92,59%. Adapun motivasi belajar pada pertemuan 1 memperoleh persentasi 51,85%, pertemuan 2 memperoleh persentasi 66,67%, pertemuan 3 memperoleh persentasi 81,48% dan pertemuan 4 memperoleh persentasi 96,30%. Untuk ketuntasan klasikal hasil belajar siswa pada pertemuan 1 memperolah persentase 44,44%, pada pertemuan 2 memperolah persentase 62,96%, pada pertemuan 3 memperolah persentase 85,19% dan pada pertemuan 4 memperolah persentase 100%.
Disimpulkan bahwa Kombinasi Model Problem Based Learning, Student Teams Achievement Division dan Numbered Head Togethe dapat meningkatkan aktivitas, motivasi dan hasil belajar siswa. Disarankan penggunaan model tersebut sebagai bahan pertimbangan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI