DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN AKTIVITAS, KERJA SAMA, DAN HASIL BELAJAR IPS PESERTA DIDIK KELAS V MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN BATA DI SDN PEMURUS LUAR 1 BANJARMASIN
PENGARANG:FATIMATUZZAHROH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-08-01


ABSTRAK

Fatimatuzzahroh. 2024. Meningkatkan Aktivitas, Kerja sama, dan Hasil Belajar IPS Peserta Didik Kelas V Menggunakan Model Pembelajaran Bata Di SDN Pemurus Luar 1 Banjarmasin. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin. Pembimbing Fathul Jannah, M. Pd.

Kata kunci: Aktivitas, Kerja sama, Hasil Belajar, Model BATA.

Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya aktivitas dan kerja sama peserta didik dalam muatan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) yang menyebabkan belum maksimalnya hasil belajar. Hal ini disebabkan peserta didik yang masih pasif dalam pembelajaran, serta peserta didik masih kurang menerapkan kerja sama dalam proses pembelajaran. Upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan model BATA yang merupakan kombinasi dari model Problem Based Learning, Student Teams Achievement Division, dan Talking Stick. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas pendidik, menganalisis peningkatan aktivitas, kerja sama, dan hasil belajar peserta didik.

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan

dengan 4 kali pertemuan. Subjek dari penelitian ini adalah peserta didik kelas V SDN Pemurus Luar 1 Banjarmasin, dengan peserta didik berjumlah 22 orang yang terdiri dari 9 orang laki-laki dan 13 orang perempuan. Jenis data yang digunakan yaitu kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh melalui observasi aktivitas pendidik, aktivitas peserta didik dan kerja sama peserta didik, kemudian menggunakan data kuantitatif untuk hasil belajar peserta didik yang diperoleh melalui tes tertulis secara berkelompok dan individu. Analisis data dihitung berdasarkan skala persentase dan indikator ketuntasan belajar yang ditetapkan.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas pendidik pada pertemuan 1 memperoleh skor 27 dengan kriteria “Baik”, meningkat di setiap pertemuan hingga pada pertemuan terakhir mencapai skor 36 dengan kriteria "Sangat Baik". Aktivitas peserta didik pada pertemuan 1 mencapai 32% dengan kriteria "Hampir Seluruh Peserta Didik Tidak Aktif" meningkat di setiap pertemuan hingga pada pertemuan terakhir mencapai 100% dengan kriteria “Seluruh Peserta Didik Sangat Aktif”. Kerja sama peserta didik pada pertemuan 1 mencapai 18% dengan kriteria "Hampir Seluruh Peserta Didik Tidak Bekerja Sama” meningkat di setiap pertemuan hingga pada pertemuan terakhir mencapai 100% dengan kriteria "Seluruh Peserta Didik Sangat Bekerja Sama". Hasil belajar peserta didik klasikal pertemuan 1 mencapai ketuntasan 36% dan meningkat di setiap pertemuan hingga pada pertemuan terakhir mencapai 91%.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model BATA dapat meningkatkan aktivitas, kerja sama, dan hasil belajar peserta didik. Adapun saran bagi kepala sekolah, pendidik, dan peneliti lain adalah agar penelitian ini dapat dijadikan referensi dalam menggunakan model pembelajaran yang dapat meningkatkan aktivitas, kerja sama dan hasil belajar peserta didik.

 
Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI