DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS, KOLABORASI DAN KOMUNIKASI PADA TEMA 7 MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DIBANTU DENGAN MODEL GTT SERTA PERMAINAN TRADISIONAL BABULANAN DAN MEDIA KINTAR DI KELAS V SDN TELUK TIRAM 6 | |
| PENGARANG | : | ASYFA NABILA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-08-06 |
ABSTRAK
Nabila, Asyfa (2024). Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Kolaborasi, dan Komunikasi Menggunakan Model PBL dibantu dengan model GTT serta Permainan Tradisional Babulanan dan Media Kintar di Kelas V SDN Teluk Tiram 6. Skripsi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP ULM Banjarmasin. Pembimbing: Zain Ahmad Fauzi, M.Pd
Kata Kunci : Berpikir Kritis, Kolaborasi, Komunikasi, PBL, GTT, Permainan Tradisional Babulanan, Media Kintar
Kondisi nyata menunjukkan masih rendahnya keaktifan peserta didik, rendahnya keterampilan berpikir kritis, kolaborasi dan komunikasi peserta didik dan pembelajaran yang membosankan. Penyebab dari masalah tersebut adalah peserta didik jarang melaksanakan pembelajaran berkelompok, pembelajaran berlangsung satu arah, tidak adanya model yang menarik, serta tidak ada permainan. Solusinya adalah menggunakan Model PBL dibantu Model GTT serta Permainan Tradisional Babulanan dengan Media KINTAR. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas peserta didik, keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, dan komunikasi peserta didik kelas VB pada Tema 7.
Penelitian ini menggunakan PTK yang dilaksanakan dalam 3 kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VB SDN Teluk Tiram 6 yang berjumlah 24 orang. Data yang diambil data kualitatif diperoleh melalui observasi aktivitas pendidik, aktivitas peserta didik, keterampilan berpikir kritis, kolaborasi dan komunikasi peserta didik. Serta data kuantitatif untuk hasil belajar peserta didik yang diperoleh melalui tes. Indikator keberhasilan penelitian aktivitas pendidik, aktivitas peserta didik, keterampilan berfikir kritis, kolaborasi, dan komunikasi dengan ketuntasan 80% (Sangat Aktif) dari jumlah seluruh peserta didik dan indikator keberhasilan penelitian dengan ketuntasan belajar yaitu 80% dari seluruh peserta didik mencapai KKM nilai ≥80.
Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan pada pertemuan I hingga pertemuan III dengan perolehan aktivitas pendidik dalam melaksanakan model pembelajaran yakni mendapatkan kriteria "Sangat Baik" dipertemuan I hingga pertemuan III . Aktivitas peserta didik pada pertemuan I "Sebagian Besar Sangat Aktif”, meningkat menjadi "Hampir Seluruhnya Sangat Aktif” pada pertemuan II dan pada pertemuan III. Keterampilan berpikri kritis peserta didik pada pertemuan I dan II "Sebagian Besar Sangat Terampil" dan meningkat menjadi "Hampir Seluruhnya Sangat Terampil" pada pertemuan III. Keterampilan kolaborasi peserta didik pada pertemuan I "Sebagian Besar Sangat Terampil” dan meningkat menjadi "Hampir Seluruhnya Sangat Terampil" pada pertemuan II dan III. Keterampilan komunikasi peserta didik pada pertemuan I "Sebagian Besar Sangat Terampil” dan meningkat menjadi "Hampir Seluruhnya Sangat Terampil" pada pertemuan II dan pertemuan III. Sedangkan ketuntasan hasil belajar peserta didik 79% dipertemuan I, meningkat menjadi 100% dipertemuan II dan III.
Berdasarkan hasil penelitian ini, disimpulkan bahwa aktivitas pendidik dalam menggunakan Model PBL dibantu model GTT serta Permainan Tradisonal dan Media KINTAR dapat terlaksana dengan baik serta aktivitas peserta didik, keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, dan komunikasi peserta didik mengalami peningkatan.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI