DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN AKTIVITAS, KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH, DAN HASIL BELAJAR MUATAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL LEMPER PADA PESERTA DIDIK KELAS IV SD ISLAM SITI KHADIJAH | |
| PENGARANG | : | GUSTI HIDAYATI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-08-06 |
Hidayati, Gusti (2024) Meningkatkan Aktivitas, Kemampuan Pemecahan Masalah, Dan Hasil Belajar Muatan Matematika Menggunakan Model LEMPER Pada Peserta Didik Kelas IV SD Islam Siti Khadijah. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing: Prof. Dr. Hj. Aslamiah, M.Pd., Ph.D
Kata Kunci: Aktivitas Belajar, Kemampuan Pemecahan Masalah, Hasil Belajar, Model Problem Based Learning, Model Probing Prompting, Model Team Games Tournament
Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya aktivitas, kemampuan pemecahan masalah dalam pembelajaran matematika, dan hasil belajar peserta didik. Hal tersebut disebabkan pembelajaran bersifat satu arah, belum adanya pembelajaran yang dapat merangsang peserta didik untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah, serta pembelajaran yang kurang menarik dan bermakna. Upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan kombinasi model Problem Based Learning, Probing Prompting, dan Team Games Tournament dalam pembelajaran. Tujuan Penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas peserta didik, kemampuan pemecahan masalah, dan hasil belajar peserta didik.
Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan. Subjek Penelitian ini adalah peserta didik kelas IV SD Islam Siti Khadijah yang berjumlah 23 orang peserta didik terdiri dari 11 orang peserta didik laki-laki dan orang 12 peserta didik perempuan, pada semester II tahun ajaran 2022/2023. Data yang diambil merupakan data kualitatif diperoleh melalui observasi aktivitas guru, aktivitas peserta didik dan kemampuan pemecahan masalah peserta didik, kemudian menggunakan data kuantitatif untuk hasil belajar peserta didik yang diperoleh melalui tes tertulis secara kelompok dan individu. Data dikumpulkan dengan teknik observasi dan tes tertulis.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan 1 memperoleh skor 22, pertemuan 2 memperoleh skor 26, pertemuan 3 memperoleh skor 28, dan pertemuan 4 memperoleh skor 28. Aktivitas peserta didik pada pertemuan 1 memperoleh persentase 31%, pertemuan 2 memperoleh persentase 48%, pertemuan 3 memperoleh persentase 74%, dan pertemuan 4 memperoleh persentase 87%. Adapun kemampuan pemecahan masalah pada pertemuan 1 memperoleh persentase 22%, pertemuan 2 memperoleh persentase 52%, pertemuan 3 memperoleh persentase 87%, dan pertemuan 4 memperoleh persentase 100%. Untuk ketuntasan klasikal hasil belajar afektif, kognitif, dan psikomotorik peserta didik pada pertemuan 1 memperoleh persentase 22%, 9%, dan 13%. Pertemuan 2 memperoleh persentase 48%, 39%, dan 35%. Pertemuan 3 memperoleh persentase 87%, 74% dan 74%. Pertemuan 4 memperoleh persentase 100%, 91%, dan 100%. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan kombinasi model Problem Based Learning, Probing Prompting, dan Team Games Tournament dapat memperbaiki kualitas aktivitas guru, meningkatkan aktivitas peserta didik, kemampuan pemecahan masalah, dan hasil belajar peserta didik.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI