DIGITAL LIBRARY



JUDUL:LITERATURE REVIEW: HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH, POSTUR KERJA DAN MASA KERJA TERHADAP MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDS) SEKTOR PERTANIAN
PENGARANG:MUHAMMAD RAFLY FAJAR
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-08-07


Tarwaka (2015) mendefinisikan keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) sebagai keluhan yang terjadi pada bagian-bagian otot skeletal yang dirasakan oleh seseorang mulai dari adanya keluhan yang sangat ringan sampai keluhan sangat sakit. Apabila keluhan MSDs tidak segera diatasi atau ditangani maka dapat mengganggu konsentrasi dalam bekerja yang menyebabkan kelelahan dan akan menurunkan produktivitas. Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Tahun 2018 menyatakan prevalensi penyakit sendi tertinggi pada pekerjaan petani dan buruh tani yang di diagnosis oleh dokter sebesar  9.9%. Data keluhan Musculosceletal Disorders (MSDs) di Indonesia menunjukkan bahwa pekerja mengalami cidera otot pada bagian leher bawah (80%), bahu (20%), punggung (40%), pinggang kebelakang (40%), pinggul kebelakang (20%), pantat (20%), paha (40%), lutut (60%), dan betis (80%). Penelitian studi literatur ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara indeks massa tubuh, postur kerja dan masakerja terhadap Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada sektor pertanian. Metode penelitian yang digunakan adalah traditional review dengan penentuan artikel ilmiah yang direview dipilih sendiri oleh para peneliti pada satu topik penelitian, dan dipilih berdasarkan pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki oleh seorang peneliti.Pencarianartikelpadapenelitianinidenganmenggunakandatabasedari Google Scholar, Science Direct dan Portal Garuda yangkemudiandianalisis sehingga didapatkan 11 artikel yang sesuai dengan topik penelitian. Hasil telaah 11 artikel menunjukkan bahwa terdapat hubungan postur kerja 3 dari 4 artikel (75%), kemudian tidak terdapat hubungan masa kerja 3 dari 5 artikel (60%), serta diperlukan penelitian lebih lanjut pada indeks massa tubuh karena dari 4 artikel didapatkan hasil 2 artikel (50%) berhubungan dan 2 artikel (50%) tidak berhubungan terhadap Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada sektor pertanian. Saran untuk peneliti selanjutnya yaitu diperlukan penelitian lebih lanjut pada faktor yangtidakberhubungandenganmusculoskeletal disorders terutama pada variabel indeks massa tubuhdan mengganti jenis literature review dari traditional review ke systematic literature review.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI