DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KEMAMPUAN BEKERJA SAMA SISWA MENGGUNAKAN KOMBINASI MODEL PEMBELAJARAN PENTAS PADA MUATAN IPA KELAS IV DI SDN ALUH-ALUH BESAR 1
PENGARANG:NADRATUN NAJAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-08-07


Najah, Nadratun. 2024. Meningkatkan Kemampuan Bekerja Sama Siswa Menggunakan Kombinasi Model Pembelajaran PENTASPada Muatan IPA Kelas IV di SDN Aluh-Aluh Besar 1. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing Prof. Ahmad Suriansyah, M.Pd., Ph.D

 

Kata Kunci : Kerja sama, Problem Based lerning, Example Non Example dan Student Teams Achievement Division (STAD).

 

Penelitian ini dilatar belakangi rendahnya kemampuan kerja sama siswa kelas IV SDN Aluh-Aluh Besar 1 terhadap muatan IPA. Masalah dalam penelitian ini adalah siswa cenderung pasif dan tidak terlibat aktif saat kegiatan diskusi, mengabaikan pendapat dan hasil kerja teman sekelompok, tidak memberikan pendapat saat proses diskusi kelompok serta tidak ikut membantu dan membangun kerjasama yang berujung pada rendahnya tingkat kerjasama siswa dalam kelompok. Upaya yang dilakukan adalah dengan menggunakan kombinasi model Problem Based lerning, Example Non Example dan Student Teams Achievement Division (STAD) yang disingkat PENTAS.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan selama empat pertemuan. Setting penelitian dilakukan di SDN Aluh-Aluh Besar 1 pada siswa kelas IV dengan jumlah siswa 25 orang tahun pelajaran 2023/2024. Penelitian dilakukan pada muatan IPA Tema 8 Daerah Tempat Tinggalku. Jenis data yang digunakan yaitu data kualitatif berupa observasi aktivitas guru, aktivitas siswa dan kemampuan kerja sama siswa serta data kuantitatif berupa hasil belajar siswa yang diperoleh melalui penilaian ranah kognitif, afektif dan psikomotorik. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik deskriptif analisis dan cross tabulasi dijabarkan dengan tabel, grafik dan interpretasi dengan persentase.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi model pembelajaran PENTAS pada pertemuan IV menunjukkan bahwa pelaksanaan aktivitas guru memperoleh skor 94 dengan kategori sangat baik. Aktivitas siswa memperoleh skor 83,8 dengan kategori sangat aktif. Kemampuan kerjasama siswa memperoleh skor 82,8 dengan kategori sangat aktif serta hasil belajar mencapai ketuntasan 100%.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan kombinasi model pembelajaran PENTAS dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, kemampuan kerja sama siswa dan hasil belajar siswa pada muatan IPA. Disarankan kepada guru untuk menggunakan kombinasi model Problem Based lerning, Example Non Example dan Student Teams Achievement Division (STAD) dalam menciptakan kegiatan belajar mengajar yang dapat meningkatkan interaksi dan kerjasama siswa pada kegiatan pembelajaran, sehingga dapat meningkatkan hasil belajar.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI