DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI PENJUMLAHAN PECAHAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA KELAS V SDN PASAR LAMA 6 BANJARMASIN
PENGARANG:SYAHIDA RAHMAWATI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-08-07


Rahmawati, Syahida. 2024. Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Materi Penjumlahan Pecahan Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Pada Siswa Kelas V SDN Pasar Lama 6 Banjarmasin. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan    dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing: Drs. Sunarno, M.Pd.

 

Kata Kunci: Hasil Belajar, Penjumlahan Pecahan, Problem Based Learning (PBL)

 

       Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas V pada pelajaran matematika materi penjumlahan pecahan. Penyebab dari masalah tersebut adalah suasana belajar kurang menarik dan menyenangkan sehingga siswa merasa jenuh dan bosan selama proses pembelajaran, pembelajaran bersifat satu arah yang mengakibatkan siswa kurang terlibat aktif dalam pembelajaran dan pada akhirnya siswa sulit memahami pembelajaran. Untuk itu dilakukan penelitian dengan tujuan mendeskripsikan aktivitas guru dan aktivitas siswa serta peningkatan hasil belajar dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada materi penjumlahan pecahan.

    Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan selama dua siklus. Setting penelitian dilakukan di SDN Pasar Lama 6 Banjarmasin pada siswa kelas V dengan jumlah siswa 15 orang tahun ajaran 2023/2024. Penelitian dilakukan pada pelajaran matematika materi penjumlahan pecahan. Jenis data yang digunakan yaitu data kualitatif berupa observasi aktivitas guru dan aktivitas siswa dalam kegiatan pembelajaran serta data kuantitatif berupa hasil belajar siswa ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik. Analisis data dihitung berdasarkan skala persentase dan indikator ketuntasan belajar klasikal yang telah ditetapkan.

      Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru pada siklus I memperoleh total skor 20 dengan kriteria “Sangat Baik” dan tetap konsisten pada siklus II memperoleh total skor 20 dengan kriteria “Sangat Baik”. Aktivitas siswa pada siklus I memperoleh skor 73,3% dengan kriteria “Aktif” dan meningkat pada siklus II mencapai skor 100% dengan kriteria “Sangat Aktif”. Hasil belajar siswa ranah kognitif dan afektif pada siklus I mencapai 73,3%. Sedangkan pada ranah  psikomotorik siklus I mencapai 66,7% dan meningkat pada siklus II pada ranah kognitif, afektif dan psikomotorik mencapai 100% secara klasikal.

     Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa dan hasil belajar siswa pada pembelajaran matematika materi penjumlahan pecahan dan disarankan kepada guru, kepala sekolah dan peneliti lain untuk menggunakan model pembelajaran dalam menciptakan kegiatan belajar mengajar yang dapat meningkatkan interaksi dan keterlibatan siswa pada kegiatan pembelajaran, sehingga dapat meningkatkan hasil belajar.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI