DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MENGGUNAKAN KOMBINASI MODEL PROJECT BASED LEARNING, EXPLICIT INSTRUCTION, DAN MEDIA SEWING CARD PADA ANAK KELOMPOK A PAUD TERPADU ALMADINA GAMBUT | |
| PENGARANG | : | ALYA SALSA FADHILLA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-08-07 |
Fadhilla, Alya Salsa. 2024. “Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Menggunakan Kombinasi Model Project Based Learning, Explicit Instruction, Dan Media Sewing Card Pada Anak Kelompok A PAUD Terpadu Almadina Gambut”. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Dosen Pembimbing Mohammad Dani Wahyudi, S.Pd.I., M.Pd.
Kata Kunci: Motorik Halus, Model Project Based Learning, Model Explicit Instruction, Media Sewing Card
Penelitian ini di latar belakangi oleh rendahnya kemampuan anak mengkoordinasikan mata dan tangan untuk melakukan gerakan yang rumit. Hal ini disebabkan oleh kegiatan pembelajaran yang kurang bervariasi, anak kurang terlibat aktif karena masih seringkali dibantu oleh guru sehingga kegiatan pembelajaran menjadi kurang bermakna. Solusi yang dapat diberikan adalah dengan menggunakan kombinasi model project based learning, explicit instruction, dan media sewing card. Sehingga tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui aktivitas guru, aktivitas anak dan menganalisis hasil perkembangan.
Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dengan 2 siklus 4 pertemuan. Subjek penelitian ini adalah 11 orang anak kelompok A2 PAUD Terpadu Almadina. Jenis data kualitatif. Analisis data secara deskriptif kualitatif dengan indikator keberhasilan aktivitas guru mencapai 21-24 dengan kategori “Sangat Baik”, aktivitas anak mencapai 82%-100% dengan kategori “Sangat Aktif”, dan hasil perkembangan anak mencapai >82% dengan kategori “BSB”.
Hasil penelitian ini menunjukkan hasil aktivitas guru pada siklus 1 mencapai kategori “Baik” dan mengalami peningkatan menjadi “Sangat Baik” pada siklus 2. Aktivitas anak secara klasikal pada siklus 1 mencapai 54% dan mengalami peningkatan pada siklus 2 menjadi 100% dan hasil perkembangan anak secara klasikal pada siklus 1 mencapai 55% mengalami peningkatan pada siklus 2 menjadi 91%.
Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa menggunakan kombinasi model project based learning, explicit instruction, dan media sewing card dapat meningkatkan aktivitas guru, anak, dan hasil perkembangan motorik halus dalam mengkoordinasikan mata dan tangan. Dengan ini diharapkan penelitian ini dapat dijadikan sebagai alternatif bagi guru, kepala sekolah, dan peneliti selanjutnya untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak dalam mengkoordinasikan mata dan tangan.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI