DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN AKTIVITAS, BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR SISWA MUATAN IPA MENGGUNAKAN KOMBINASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL), MAKE A MATCH DAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) PADA SISWA KELAS V SDN ANTASAN BESAR 1 BANJARMASIN
PENGARANG:SHOFIA ZAUJAH ARSIANI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-08-08


Arsiani, Shofia Zaujah. 2024. “Meningkatkan Aktivitas, Berpikir Kritis Dan Hasil Belajar Siswa Muatan IPA Menggunakan Kombinasi Model Problem Based Learning (PBL), Make A Match Dan Teams Games Tournament (TGT) Pada Siswa Kelas V SDN Antasan Besar 1 Banjarmasin”. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat. Dosen Pembimbing: Dr. H. Sakerani, M.Pd

Kata Kunci: Aktivitas, Berpikir Kritis, Hasil Belajar, Problem Based Learning, Make A Match, Teams Games Tournament

Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya aktivitas, keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA materi panas dan perpindahannya. Upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menggunakan kombinasi model Problem Based Learning (PBL), Make A Match dan Teams Games Tournament (TGT) dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perbaikan aktivitas guru, peningkatan aktivitas siswa, peningkatan keterampilan berpikir kritis dan peningkatan hasil belajar.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang terdiri dari 2 siklus yang masing – masing 2 kali pertemuan yang dimana melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan yang terakhir refleksi. Penelitian dilakukan pada 4 kali pertemuan, adapun subjek penelitian ini adalah siswa/i kelas 5 SDN Antasan Besar 1 Banjarmasin yang berjumlah 18 orang. Data hasil analisis secara kualitatif, aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis dan secara kuantitatif yaitu, hasil belajar. Data dianalisis dengan teknik deskriptif dan digambarkan dalam bentuk tabel dan grafik, selanjutnya dinterprestasikan dengan menggunakan kriteria pada masing – masing indikator keberhasilan serta tercapainya ketuntasan belajar siswa secara individual dan klasikal.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan 1 memperoleh skor 28, pertemuan 2 memperoleh skor 33, pertemuan 3 memperoleh skor 34 dan pertemuan 4 meningkat memperoleh skor 36. Aktivitas siswa pada pertemuan 1 memperoleh presentase 36%, pertemuan 2 memperoleh presentase 44%, pada pertemuan 3 memperoleh presentase 72%, pertemuan 4 memperoleh presentase 94%. Kemudian keterampilan berpikir kritis siswa pada pertemuan 1 memperoleh presentase 11%, pada pertemuan 2 memperoleh presentase 55%, pada pertemuan 3 memperoleh presentase 77% dan pada pertemuan 4 memperoleh presentase 94%. Ketuntasan hasil belajar siswa meningkat dari presentase 22% menjadi 94%.

Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kombinasi model Problem Based Learning (PBL), Make A Match dan Teams Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan kualitas aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa. Adapun saran bagi guru, siswa, kepala sekolah dan peneliti lain adalah agar penelitian ini adalah agar penelitian ini dapat dijadikan sebagai referensi dalam menggunakan model pembelajaran yang dapat meningkatkan kualititas aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar pada siswa.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI