DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN KEMANDIRIAN MENGGUNAKAN MODEL LEGO DAN PERMAINAN MISSION X DI SDN PEMURUS DALAM 6 | |
| PENGARANG | : | MUHAMMAD NAZAR RIZALDI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-08-12 |
Rizaldi, Muhammad Nazar. (2024). Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan kemandirian Menggunakan Model LEGO dan Permainan Mission X di SDN Pemurus Dalam 6. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing Diani Ayu Pratiwi, M.Pd.
Kata Kunci: Berpikir Kritis, Kemandirian, Model LEGO, Mission X.
Permasalahan penelitian ini adalah pada kenyataan yang ditemukan bahwa aktivitas guru dan aktivitas siswa belum optimal dikarenakan pembelajaran yang bersifat satu arah, proses pembelajaran masih banyak didominasi oleh guru (teacher center).Keterampilan berpikir kritis dan kemandirian belajar siswa juga masih kurang dikarenakan belum adanya kemampuan siswa untuk bisa berpikir kritis dan perhatian terhadap mandiri dalam belajar. Sehingga hasil belajar siswa juga ikut rendah dikarenakan minat belajar yang kurang.Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan peningkatan aktivitas guru serta menganalisis aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, kemandirian belajar, dan hasil belajar pada mata pelajaran IPAS dengan menggunakan model LEGO Dan Permainan Mission X pada peserta didik kelas IV SDN Pemurus Dalam 6.
Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam 4 kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah 32 siswa kelas IV SDN Pemurus Dalam 6 yang terdiri dari 20 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan pada semester genap tahun ajaran 2023/2024. Data yang diambil berupa data kualitatif yang diperoleh melalui observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, kemandirian, dan kemampuan berpikir kritis siswa serta data kuantitatif hasil belajar siswa yang diperoleh melalui tes tertulis secara berkelompok dan individu. Analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik deskriptif, analisis ditampilkan dengan tabel, grafik dan interpretasi dengan persentase.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kritis pada pertemuan 1 mencapai 32% dengan kriteria kurang kritis dan meningkat pada pertemuan 4 mencapai 87% dengan kriteria sangat kritis. Adapun kemandirian siswa pada pertemuan 1 mencapai 39% dengan kriteria kriteria cukup mandiri dan meningkat pada pertemuan 4 mencapai 94% dengan kriteria sangat mandiri. Selain itu, aktivitas guru pada pertemuan 1 mencapai 61% dengan kriteria cukup baik meningkat pada pertemuan 4 menjadi 97% dengan kriteria sangat baik. Aktivitas siswa pada pertemuan 1 mencapai 52% dengan kriteria cukup aktif dan meningkat pada pertemuan 4 mencapai 90% dengan kriteria sangat aktif. Untuk hasil belajar aspek kognitif siswa pada pertemuan 1 dengan ketuntasan klasikal 45% meningkat pada pertemuan 4 dengan ketuntasan klasikal 97%.
Berdasarkan temuan ini dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran LEGO(Problem Based LEarning, Group investigation, dan Team Games TOurnament) dapat meningkatkan hasil belajar sehingga hipotesis dapat diterima. Untuk itu disarankan model tersebut dapat dijadikan salah satu alternatif pilihan model dalam meningkatkan berpikir kritis dan keterampilan kemandirian belajar siswa yang berdampak pada peningkatan hasil belajar siswa.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI