DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENGEMBANGKAN AKTIVITAS, KERJASAMA DAN ASPEK KOGNITIF DENGAN MENGGUNAKAN KOMBINASI MODEL PANCIS DAN MEDIA STICKBOARD PADA ANAK KELOMPOK A PAUD ISLAM TERPADU BAITUL MAKMUR BANJARMASIN
PENGARANG:NORA VITRIATI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-08-12


ABSTRAK

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya aktivitas belajar, kerjasama dan aspek kognitif anak dalam mengenal lambang bilangan 1-10. Penyebab dari adanya permasalahan ini disebabkan karena anak kurang terlibat aktif dalam proses pembelajaran seperti pembelajaran kurang bermakna, pembelajaran bersifat satu arah, pembelajaran bersifat abstrak dan kurangnya kegiatan yang merangsang kognitif anak. Solusi yang diberikan yaitu melalui model pancis dan media stickboard. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas anak, kerjasama anak dan aspek kognitif anak dalam mengenal lambang bilangan 1-10.

            Jenis penelitian ini yaitu Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam 4 pertemuan melalui tahapan perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Setting penelitian dilakukan di kelompok A PAUD Islam Terpadu Baitul Makmur Banjarmasin yang berjumlah 14 anak. Data aktivitas guru, aktivitas anak, kerjasama anak dan aspek kognitif anak diperoleh melalui lembar observasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik kuantitatif dan kualitatif dijabarkan dengan tabel dan grafik. Indikator keberhasilan aktivitas guru dikatakan berhasil apabila memperoleh skor 30-36 dengan kategori “Sangat Baik”. Aktivitas anak dikatakan berhasil apabila secara klasikal dengan persentase ≥81 dengan kategori “sangat Aktif”. Kerjasama anak dikatakan berhasil apabila secara klasikal dengan persentase ≥81 “Sangat Bekerjasama” dan hasil perkembangan kognitif anak dikatakan berhasil apabila secara klasikal dengan persentase ≥81 “Berkembang Sangat Baik” serta secara individu memperoleh kategori BSH dan BSB.

            Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan 1 mendapatkan persentase 72%, pertemuan 2 mendapat persentase 75%, pertemuan 3 mendapat persentase 83% dan pertemuan 4 mendapat persentase 100%.  Aktivitas anak pada pertemuan 1 memperoleh persentase 28%, pertemuan 2 memperoleh persentase 36%, pertemuan 3 memperoleh persentasse 57% dan pertemuan 4 memperoleh persentase 100%. Kerjasama anak pada pertemuan 1 memperoleh persentase 36%, pertemuan 2 memperoleh persentase 43%, pertemuan 3 memperoleh persentase 86% dan pertemuan 4 memperoleh persentase 100%. Hasil perkembangan kognitif anak pada pertemuan 1 memperoleh persentase 28%, pertemuan 2 memperoleh persentase 35%, pertemuan 3 memperoleh persentase 50% dan pertemuan 4 memperoleh persentase 100%.

            Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa melalui Model Pancis dapat meningkatkan, aktivitas anak, kerjasama anak dan hasil kemampuan aspek kognitif anak dalam mengenal lambang bilangan 1-10. Melalui penelitian ini disarankan bagi guru dapat menambah referensi dalam memilih model dalam melaksanakan pembelajaran agar menarik, aktif, inovatif, dan kreatif

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI