DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | ANALISIS TARIF BUS TRANS BANJARBAKULA BERDASARKAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN (BOK), ABILITY TO PAY (ATP), DAN WILLINGNESS TO PAY (WTP) | |
| PENGARANG | : | MUHAMMAD NADIR FADILLAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-08-13 |
Transportasi merupakan bagian integral dari fungsi dan aktivitas masyarakat, dimana ada hubungan yang sangat erat dengan gaya hidup serta jangkauan terhadap lokasi kegiatan produksi dan pelayanan. Transportasi merupakan suatu system yang terdiri dari fasilitas tertentu beserta arus dan sistem kontrol yang memungkinkan orang atau barang dapat berpindah dari suatu tempat ke tempat lain secara efisien dalam setiap waktu untuk mendukung aktivitas manusia (Papacostas, 1987).
Pengembangan transportasi perkotaan juga mengemban misi bahwa angkutan perkotaan seharusnya mampu mengurangi kemacetan, mampu mengurangi gangguan lalu lintas, mampu mempertahankan kualitas lingkungan, serta terjangkau oleh semua lapisan masyarakat sebagai pengguna jasa transportasi. Salah satu transportasi umum yang dapat digunakandi Kalimantan Selatan yaitu Bus Trans Banjarbakula. Bus Trans Banjarbakula terdiri dari 4 koridor dengan rute yang berbeda-beda, yaitu Koridor I (Terminal Gambut Barakat – Terminal Simpang Empat Banjarbaru), Koridor II (Terminal Gambut Barakat – Taman Siring KM 0), Koridor III (Terminal Induk KM 6 – Universitas Muhammadiyah Banjarmasin) dan Koridor IV (Terminal Gambut Barakat – Kantor Kecamatan Bati-Bati). Tarif yang ditetapkan Bus Trans Banjarbakula untuk sekali perjalanan yaitu Rp 5.000,-.
Metode pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini melalui beberapa cara, antara lain metode revealed preference dan metode studi pustaka. Adapun metode revealed preference dilakukan dengan menggunakan kuesioner atau wawancara langsung untuk mendapatkan data jarak segmenrute, jumlah penumpang, jalan yangdilalui, kecepatan kendaraan, waktuoperasi, dan loadfactor. Dari data-data yang diperoleh, maka dilakukan analisa Biaya Operasional Kendaraan (BOK)dengan perhitungan menggunakan metode Pacific Consultant International (PCI)guna mengetahui besaran tarif pada transportasi umum. Dari hasil analisa tersebut didapat nilai BOK, Tarif, ATP dan WTP tiap koridor pada Bus Trans Banjarbakula. Adapun nilai tarif subsidi yang diberikan pemerintah kepada pengelola Bus Trans Banjarbakula berdasarkan tarif yang berlaku sekarang ialah sebesar Rp 24.971. Adapun penetapan biaya tarif dengan memperhatikan daya beli (ATP) dan kesediaan membayar (WTP) dari pengguna transportasi umum menunjukkan nilai ATP lebih tinggi dari nilai WTP. Hal ini menandakan bahwa pada pengguna jasa mempunyai penghasilan yang relatif tinggi namun frekuensi pergerakan menggunakan jasa transportasi rendah. Jika tarif dari perhitungan BOK diberlakukan memungkinkan frekuensi pergerakan menggunakan jasa tranposrtasi semakin rendah dikarenakan kemampuan membayar pengguna jasa lebih kecil dari pada tarif.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI