DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | DETERMINAN FISCAL STRESS PADA PEMERINTAH PROVINSI DI INDONESIA | |
| PENGARANG | : | RAHMADANI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-08-13 |
Rahmadani (2024). Determinan Fiscal Stress pada Pemerintah Provinsi di Indonesia. Pembimbing 1: Muhammad Hudaya, S.E., M.M., Ph.D., CSRA, Cert.DA, Cert.SF, Pembimbing 2: Dr. Wahyudin Nor, S.E., M.Si., Ak., CA, CSRS, CSRA, Cert.DA
Kondisi fiskal daerah masih didominasi kategori sedang, rendah, dan sangat rendah. Hal ini menunjukkan potensi terjadinya fiscal stress pada pemerintah provinsi di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisis pengaruh kemandirian keuangan, fleksibilitas keuangan, solvabilitas anggaran, solvabilitas jangka pendek, solvabilitas operasional, solvabilitas layanan terhadap fiscal stress.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan sampel dari seluruh populasi, yaitu 34 pemerintah provinsi di Indonesia selama periode 2020-2022, sehingga diperoleh 102 data observasi. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah fiscal stress sebagai variabel terikat. kemandirian keuangan, fleksibilitas keuangan, solvabilitas anggaran, solvabilitas jangka pendek, solvabilitas operasional, dan solvabilitas layanan sebagai variabel bebas. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan bantuanRprogramming.
Hasil penelitian menunjukkan kemandirian keuangan, solvabilitas anggaran, dan solvabilitas jangka pendek berpengaruh signifikan terhadap fiscal stress. Sedangkan fleksibilitas keuangan, solvabilitas operasional, dan solvabilitas layanan tidak berpengaruh signifikan terhadap fiscal stress.
Kata Kunci: Fiscal Stress, Kemandirian Keuangan, Fleksibilitas Keuangan, Solvabilitas Anggaran, Solvabilitas Jangka Pendek, Solvabilitas Operasional, Solvabilitas Layanan
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI