DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERFIKIR KRITIS MENGGUNAKAN MODEL MEANING GREAT DENGAN MEDIA ANIMASI BERBASIS INTERAKTIF PADA MATA PELAJARAN IPAS SISWA KELAS IV SDN KEBUN BUNGA 4 BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | DIKY RAIHAN AKBAR | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-08-14 |
Akbar, Diky Raihan (2024). Meningkatkan Keterampilan Berfikir Kritis Menggunakan Model MEANING GREAT Dengan Media Animasi Berbasis Interaktif Pada Mata Pelajaran IPAS Siswa Kelas IV SDN Kebun Bunga 4 Banjarmasin. Skrispsi Program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing: Akhmad Riandy Agusta, M. Pd
Kata Kunci: Aktivitas Siswa, Keterampilan Berpikir Kritis, MEANING GREAT.
Permasalahan yang terjadi dalam penelitian ini adalah rendahnya tingkat aktivitas dan keterampilan berpikir kritis siswa saat pembelajaran IPAS. Hal ini disebabkan karena pembelajaran yang kurang berfokus pada siswa, sehingga siswa belum dapat mengembangkan keterampilan berpikir kritis dalam memecahkan masalah. Selain itu, kurangnya rasa ingin tahu dan pembelajaran yang monoton membuat siswa merasa bosan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan upaya dengan menerapkan model pembelajaran MEANING GREAT. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan kualitas pembelajaran melalui aktivitas guru, menganalisis peningkatan aktivitas siswa, serta menganalisis peningkatan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan dalam tiga pertemuan. Subjek penelitian terdiri dari 21 siswa kelas IV SDN Kebun Bunga 4 Banjarmasin, terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 9 siswa perempuan, pada semester II tahun ajaran 2023/2024. Data yang dikumpulkan bersifat kualitatif melalui observasi terhadap aktivitas guru, aktivitas siswa, dan keterampilan berpikir kritis siswa. Selain itu, data kuantitatif diperoleh melalui tes tertulis secara kelompok dan individu untuk mengukur hasil belajar siswa. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik deskriptif analisis dan disajikan dalam bentuk tabel, grafik, dan interpretasi persentase.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan aktivitas guru dari skor 33 menjadi skor 39 pada pertemuan I hingga III. Aktivitas siswa juga mengalami peningkatan dari persentase 52% menjadi 90% dengan kriteria sangat aktif pada pertemuan I hingga III. Selain itu, keterampilan berpikir kritis siswa juga meningkat dari 48% menjadi 90% dengan kriteria sangat terampil pada pertemuan I hingga III. Terjadi peningkatan pula dalam ketuntasan hasil belajar siswa dari persentase 76% menjadi 90%.
Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan model MEANING GREAT dapat meningkatkan kualitas aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, serta hasil belajar siswa. Sebagai saran, penelititan ini dapat dijadikan alternatif bagi guru, kepala sekolah dan peneliti lainnya dalam upaya meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa yang berdampak pada peningkatan hasil belajar siswa
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI