DIGITAL LIBRARY



JUDUL:HUBUNGAN GRIT DENGAN ACADEMIC BURNOUT PADA SISWA SMAN 9 BANJARMASIN
PENGARANG:KURNIA RABIATUL SUGIARTO
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-08-15


Academic Burnout sering terjadi di kalangan siswa karena adanya kejenuhan dan kurang memiliki grit, yang dapat membuat kemampuan individu menurun dan tidak mampu mempertahankan usaha untuk mencapai tujuan pada akademik. Grit salah satu sifat yang dapat menunjang tercapainya tujuan akademik karena grit memungkinkan untuk mencegah atau bertahan ketika mengalami academic burnout. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara grit dengan academic burnout pada siswa SMAN 9 Banjarmasin.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis korelasional. Pengumpulan data yang digunakan yaitu angket grit dan academic burnout. Populasi pada penelitian sebanyak 474 siswa dengan sampel 217 siswa. Teknik penarikan sampel menggunakan simple random sampling dengan analisis data statistik deskriptif dan korelasi product moment.

Hasil dari penelitian ini menunjukkan nilai signifikansi untuk hubungan grit dengan academic burnout adalah sebesar sig. 0.000 < 0.05 dengan correlation coefficient sebesar -0.683 menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang kuat dan memiliki hubungan negatif yang artinya apabila grit semakin tinggi maka academic burnout akan semakin rendah. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara variabel grit dan academic burnout di SMAN 9 Banjarmasin. Sehingga, tingkatan grit berindikasi dalam mereduksi atau mencegah academic burnout dan mencapai tujuan akademik.

 

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI