DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN KETERAMPILAN KERJA SAMA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA MATERI KERJA SAMA DI LINGKUNGANKU MENGGUNAKAN KOMBINASI MODEL PEMBELAJARAN ?PROBLEM BASED LEARNING, NUMBERED HEAD TOGETHER, DAN TEAM GAMES TOURNAMENT PADA KELAS IV SDN BELITUNG UTARA 1 BANJARMASIN
PENGARANG:SITI FATHONAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-08-16


Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis dan keterampilan kerja sama siswa. Hal ini disebabkan pembelajaran bersifat satu arah, kurangnya keaktifan siswa saat pembelajaran, tidak menggunakan model pembelajaran bervariasi, serta pembelajaran monoton. Upaya mengatasinya dengan menggunakan kombinasi model pembelajaran Problem Based Learning¸ Numbered Head Together, dan Team Games Tournament. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru, menganalisis peningkatan aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, keterampilan kerja sama dan hasil belajar.

 

Penelitian ini menggunakan PTK yang dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan. Subjek penelitian yaitu siswa kelas IV SDN Belitung Utara 1 yang berjumlah 18 orang, pada semester II tahun ajaran 2023/2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, keterampilan kerja sama serta hasil belajar yang diperoleh melalui tes tertulis secara kelompok dan individu.

 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan 1 sampai 4 meningkat dari kriteria “baik” menjadi “sangat baik”. Aktivitas siswa pada pertemuan 1 sampai 4 meningkat dari kriteria “hampir seluruh siswa kurang aktif” menjadi “hampir seluruh siswa sangat aktif”. Keterampilan berpikir kritis pada pertemuan 1 sampai 4 meningkat dari kriteria “hampir seluruh siswa kurang kritis” menjadi “hampir seluruh siswa sangat kritis”. Keterampilan kerja sama pada pertemuan 1 sampai 4 meningkat dari kriteria “hampir seluruh siswa kurang terampil” menjadi “hampir seluruh siswa sangat terampil”. Sehingga hal ini berdampak pada hasil belajar afektif, kognitif, dan psikomotorik siswa pertemuan 1 sampai 4 terjadi peningkatan secara klasikal.

Berdasarkan temuan dapat disimpulkan bahwa kombinasi model pembelajaran Problem Based Learning¸ Numbered Head Together, dan Team Games Tournament dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, keterampilan kerja sama dan hasil belajar pada siswa. Disarankan penggunaan kombinasi model pembelajaran tersebut sebagai alternatif dalam meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, keterampilan kerja sama serta hasil belajar.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI