DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | KEBIJAKAN PEMERINTAH KOTA BANJARMASIN DALAM PENATAAN BANGUNAN DI BANTARAN SUNGAI | |
| PENGARANG | : | MUHAMMAD NOOR ADHA KURNIAWAN | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-08-16 |
Seiring dengan pertumbuhan kota dan meningkatnya jumlah penduduk permukiman baru berkembang tidak terkendali di sepanjang sungai, Sehingga beberapa sungai kehilangan fungsi nya dan menurun kualitas lingkungan nya.Penurunan kawasan secara fisik dapat terlihat dari kualitas hidup yang rendah dan menyatu dengan prasarana dan sarana lingkungan terbatas, kondisi bangunan yang terbuat dari kayu papan dan material bangunan yang terbilang sangat biasa. Kontruksi rumah yang berada di atas suangai menggunakan konstuksi kayu. Dengan tipe rumah panggung baik untuk rumah yang didirikan di darat maupun di tepian sungai, seperti juga di kota-kota lain maka rumah yang di dirikan di tepian sungai bentuk nya sangat sederhana ( empat persegi panjang ) dengan tipe atap pelana begitu pula tata ruang ( denah ) rumah nya.Untuk mengetahui bagaimana implementasi perda kota banjarmasin nomor 14 tahun 2009 tentang bangunan panggung dan untuk mengetahui bagaimana peran pemerintah daerah Kota Banjarmasin. Metode penelitian yang dipakai pada penelitian ini adalah pendekatan Kualitatif. Pendekatan Kualitatif ialah pendekatan yang langsung turun ke lapangan serta hendak memahami masalah yang terjadi di lapangan melalu pengumpulan data dan informasi yang didapat dari narasumber serta berkaitan dengan isu hukum yang penulis angkat
Hasil penelitian yang didapat ialah Implementasi Peraturan Daerah Kota Banjarmasin Nomor 14 Tahun 2009 tentang bangunan panggung dalam penataan Kota di Kota Banjarmasin telah dilaksanakan dengan baik akan tetapi belum bisa dikatakan maksimal karena hal tersebut masih ada berberapa bangunan yang tidak menggunakan sistem berstruktur bangunan panggung sesuai dengan Peraturan Daerah
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI