DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | DAMPAK PENGGUNAAN BUKU SEKOLAH ELEKTRONIK (BSE) SEBAGAI SUMBER BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH SISWA KELAS XI IPA DI SMA NEGERI 10 BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | Elisa Dewi Juliyati | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-08-19 |
ABSTRAK
Elisa Dewi Juliyati. 2024. Dampak Penggunaan Buku Sekolah Elektronik
(BSE) Sebagai Sumber Belajar Dalam Pembelajaran Sejarah Siswa
Kelas XI IPA DI SMA Negeri 10 Banjarmasin. Pembimbing Utama:
Prof. Dr. Bambang Subiyakto, M.Hum. ; Pembimbing Pendamping
Sriwati, M.Pd.
Buku mempermudah proses pembelajaran dan menunjang tercapainya tujuan
pendidikan. Melalui program Buku Sekolah Elektronik (BSE) diharapkan sekolah
dapat memenuhi kebutuhan buku pelajaran untuk memperlancar kegiatan belajar di
sekolah. SMA Negeri 10 Banjarmasin merupakan sekolah yang memanfaatkan
program BSE sebagai sumber belajar dalam proses pembelajaran sejarah. Jika
program BSE mampu dilaksanakan dengan baik, maka hambatan dalam
pembelajaran diharapkan dapat teratasi, karena sesuai dengan tujuan program
tersebut yaitu menyediakan buku yang murah dan berkualitas serta mudah
digunakan oleh guru dan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan
penggunaan dan dampak dari BSE sebagai sumber belajar dalam proses
pembelajaran sejarah siswa kelas XI IPA di SMA Negeri 10 Banjarmasin.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data
melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data dalam penelitian
ini diperoleh dengan teknik triangulasi dan triangulasi data atau sumber.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan; (1) Penggunaan BSE sebagai
sumber belajar dalam pembelajaran sejarah di SMA Negeri 10 Banjarmasin dengan
memanfaatkan perkembangan teknologi sudah dilaksanakan dengan baik dan
optimal, (2) BSE memberikan dampak positif dan negatif dalam penggunaannya,
mulai dari yang praktis bisa dibawa kemana-mana, mudah dalam penggunaannya
hingga BSE awet dan tahan lama karena buku konvensional yang berbahan kertas
lebih mudah rusak bila tidak dirawat dengan baik. Kemungkinannya bisa robek,
basah, dimakan rayap, warnanya usang dalam beberapa tahun setelah pembelian,
buku konvensional terkadang tidak bertahan lama karena gampang rusak dibanding
buku elektronik yang bentuknya naskah digital, dampak negatif BSE yaitu
membuat mata menjadi lelah hingga menyebabkan mata minus akibat radiasi,
menggunakan BSE juga dapat mengganggu konsentrasi akibat notifikasi yang
masuk di ponsel pintar yang digunakan pada saat pembelajaran.
Kata Kunci : Buku Sekolah Elektronik (BSE), Sumber Belajar, Pembelajaran
Sejarah
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI