DIGITAL LIBRARY



JUDUL:IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN BETUAH UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR, PEMECAHAN MASALAH DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MUATAN MATEMATIKA DI KELAS III MI AL-AMAN
PENGARANG:M. MIFTAH ASSHADIQY
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-08-19


Asshadiqy, M. Miftah. 2024. Implementasi Model Pembelajaran Betuah Untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar, Pemecahan Masalah Dan Hasil Belajar Siswa Pada Muatan Matematika Di Kelas III MI Al-Aman. Skripsi Program S1 Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat. Dosen Pembimbing Herti Prastitasari, M.Pd

Kata Kunci : Aktivitas Belajar, Kemampuan Pemecahan Masalah, Hasil Belajar, Model BETUAH

 

Permasalahan dalam penelitian ini adalah aktivitas belajar masih rendah, kurangnya kemampuan pemecahan masalah dan hasil belajar yang rendah. Permasalahan tersebut disebabkan oleh siswa kurang dilibatkan dalam pembelajaran, minimnya penerapan model pembelajaran, siswa kurang paham dengan pelajaran sama karena tidak ada kegiatan berkelompok, soal evaluasi belum berorientasi HOTS dan hasil belajar rendah. Oleh karena itu, upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan aktivitas belajar, kemampuan pemecahan masalah dan hasil belajar yaitu melalui model BETUAH. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan aktivitas guru, menganalisis aktivitas siswa dalam proses pembelajaran, menganalisis kemmapuan pemecahan masalah dan menganalisis peningkatan hasil belajar.

 

Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III MI AL-AMAN, yang berjumlah 21 orang siswa, pada semester II tahun ajaran 2023/2024. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah data kuantitatif yang diperoleh melalui teknik tes tertulis dan data kualitatif diperoleh melalui lembar observasi.

 

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan I hanya mencapai skor 24 pada pertemuan 4 meningkat menjasi 32, kemudian pada aktivitas siswa mengalami peningkatan, yang mana pada pertemuan I hanya mencapai 57% pada pertemuan IV meningkat menjadi 100%. Kemampuan pemecahan masalah pada pertemuan I mencapai 15% pada pertemuan IV meningkat menjadi 100%. Ketuntasan klasikal hasil belajar pada pertemuan I hanya mencapai 43% dan meningkat pada pertemuan IV menjadi 100%.

 

Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan model BETUAH dapat terlaksana dan siswa dapat mengikuti sesuai dengan proses pembelajaran sehingga meningkatkan aktivitas belajar, kemampuan pemecahan masalah, dan hasil belajar. Adapun saran bagi kepala sekolah, guru, dan peneliti lain adalah agar penelitian ini dapat dijadikan sebagai referensi dalam menggunakan model pembelajaran yang dapat meningkatkan aktivitas belajar, kemampuan pemecahan masalah dan hasil belajar.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI