DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENGEMBANGKAN AKTIVITAS, KREATIVITAS DAN KEMAMPUAN BAHASA RESEPTIF ANAK MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DAN DISCOVERY BASED LEARNING MELALUI MEDIA BONEKA TANGAN DENGAN BERCERITA PADA KELOMPOK B DI TK ISLAM MADINATURRAMLAH BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | PUSPA SARI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-08-20 |
ABSTRAK
Sari, Puspa (2024). “Mengembangkan Aktivitas, Kreativitas Dan Kemampuan Bahasa Reseptif Anak Menggunakan Model problem Based Learning Dan Discovery Based Learning Melalui Media Boneka Tangan Dengan Bercerita Pada Kelompok BDi Tk Islam Madinaturramlah Banjarmasin” Pada Kelompok BDi Tk Islam Madinaturramlah Banjarmasin” Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Dosen pembimbing Dr. Metroyadi, S.H., M.Pd
Kata Kunci : Aktivitas, Kreativitas dan Kemampuan Bahasa Reseptif, Media Boneka Tangan.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah belum berkembangnya Bahasa Reseptif pada anak. Hal ini disebabkan kurangnya minat dan keterlibatan anak dalam suatu kegiatan pembelajaran. Penggunaan model atau metode pembelajaran yang kurang menarik bagi anak sehingga anak merasa jenuh. Upaya pemecahan masalah ini dengan menggunakan kombinasi model Problem Based Learning Dan Discovery Based Learning. Penelitian ini bertujuan mendeksripsikan aktivitas guru, aktivitas anak, kreativitas dan hasil perkembangan bahasa reseptif anak dalam bercerita.
Pendekatan yang menggunakan yaitu pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan sebanyak 3 kali pertemuan. Setting penelitian dilakukan di kelompok B TK Islam Madinaturramlah Banjarmasin yang berjumlah 15 orang yang terdiri 10 anak laki-laki dan 5 orang anak perempuan. Jenis data menggunakan data kualitatif. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan lembar observasi dan rubrik
Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pada pertemuan 1 sampai dengan 3 aktivitas guru(1) Meningkat dengan persentase 89% kriteria “Sangat Baik” . (2)Aktivitas Anak pertemuan 1 sampai dengan pertemuan 3 meningkat dengan persentase 100% kriteria Sebagian Besar Anak Aktif” . (3) Kreativitas pertemuan 1 sampai dengan 3 meningkat dengan persentase 100% kriteria “Sangat Kreativitas”. (4) Hasil perkembangan bahasa reseptif anak meningkat mencapai 93% dengan kriteria “Sebagian Besar Berkembang”.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning Dan Discovery Based Learning memperbaiki kualitas aktivitas guru, meningkatkan aktivitas anak, kreativitas dan hasil perkembangan bahasa reseptif anak dalam bercerita sesuai indikator keberhasilan yang ditetapkan. Disarankan bagi guru, kepala sekolah dan peneliti selanjutnya dapat menjadi bahan masukan dan informasi untuk memilih model pembelajaran.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI