DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENGEMBANGKAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN SENI MELIPAT KERTAS MENGGUNAKAN PROJECT BASED LEARNING, METODE DEMONSTRASI DAN MEDIA KERTAS ORIGAMI DI TK ADHYAKSA XIV BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | IKRIMA KHAIRAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-08-20 |
Khairah, Ikrima (2024). “Mengembangkan Motorik Halus Anak Usia Dini Melalui Seni Melipat Kertas Menggunakan Project Based Learning, Metode Demonstrasi Dan Media Kertas Origami Di Tk Adhyaksa XIV Banjarmasin”Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Fakultas Keguruan dan Imu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Dosen Pembimbing Dessy Dwitalia Sari, M.Pd
Kata Kunci: Kertas Origami, Metode Demonstrasi, Motorik Halus, Project Based Learning.
Permasalahan yang dihadapi berdasarkan observasi Di TK Adhyaksa XIV Banjarmasin anak-anak menunjukkan keterlambatan dalam keterampilan motorik halusnya yang ditandai dengan kurangnya keterampilan peserta didik dalam meningkatkan kreativitas menggunakan media melipat kertas, menggunting, dan menempel gambar dalam kegiatan. Solusi yang ditawarkan yaitu dengan menggunakan Project Based Learning, metode demonstrasi dan media kertas origami. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas anak dan hasil perkembangan motorik halus dalam melipat kertas origami.
Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jens penelitian tindakan kelas yang dilakukan dengan seanyak 4 kali pertemuan, setting penelitian dilakukan pada anak kelompok B TK Adhyaksa XIV Banjarmasin yang berjumlah 15 orang anak yang terdiri dari 6 anak laki-laki dan 9 anak perempuan. Jenis data menggunakan data kualitatif. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan lembar observasi dan rubrik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) aktivitas guru pada pertemuan 1 sampai dengan 4 meningkat sampai persentase 100% kriteria ”Sangat Baik”. (2) Aktivitas anak pada pertemuan 1 sampi dengan 4 meningkat 100% dengan kriteria anak sangat aktif (3) Hasil perkembangan motorik halus anak mengalami peningkatan dan pada pertemuan 4 mencapai 100% dengan kriteria BSB.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model project based learning, metode demonstrasi dan media kertas origami memperbaiki kualitas aktivitas guru, meningkatkan aktivitas anak dan hasil perkembangan motorik halus anak dalam melipat kertas origami sesuai dengan indikator keberhasilan yang ditetapkan. Disarankan bagi guru, kepala sekolah dan peneliti selanjutnya dapat menjadi bahan masukan dan informasi untuk memilih model pembelajaran.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI