DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING, MODEL TALKING STICK, DAN MEDIA NUMBER SPINNER PADA KELOMPOK A3 TK AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL 37 BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | HANA DEVIANA SASTRA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-08-20 |
Sastra, Hana Deviana. 2024. “Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Menggunakan Model Problem Based Learning, Model Talking Stick, dan Media Number Spinner Pada Kelompok A3 TK Aisyiyah Bustanul Athfal 37 Banjarmasin”. Skripsi Program Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat. Dosen Pembimbing Dr. H. Sakerani, S.Pd., M. Pd.
Kata Kunci: Kognitif, Mengenal Lambang Bilangan.
Permasalahan pada penelitian ini ialah rendahnya kemampuan anak dalam mengenal lambang bilangan 1-10. Hal ini terjadi karena kurang efektifnya metode yang digunakan guru melalui lagu yang dinyanyikan dan rancangan modul ajar yang belum terlaksanakan. Akibatnya, sebagian besar tingkat perkembangan anak masih berada pada kategori BB dalam mengenal lambang bilangan. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut ialah menggunakan model Problem Based Learning, model Talking Stick, dan media Number Spinner. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas guru, aktivitas anak, dan hasil capaian perkembangan kognitif anak dalam mengenal lambang bilangan 1-10 menggunakan model Problem Based Learning, model Talking Stick, dan media Number Spinner pada kelompok A3 TK Aisyiyah Bustanul Athfal 37 Banjarmasin.
Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan sebanyak 4 pertemuan. Setting penelitian ini dilakukan pada anak kelompok A3 TK Aisyiyah Bustanul Athfal 37 Banjarmasin dengan jumlahnya sebanyak 15 anak yang terdiri dari 7 laki-laki dan 8 perempuan. Data diperoleh dari lembar observasi aktivitas guru, aktivitas anak, dan hasil capaian perkembangan dalam peningkatan kognitif anak. Indikator keberhasilan yang ditetapkan pada penelitian ini, yaitu jika aktivitas guru memenuhi kriteria “Sangat Baik”, aktivitas anak memenuhi kriteria “Sangat Aktif”, serta hasil capaian perkembangan anak memenuhi kriteria BSH dan BSB.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru pada setiap pertemuan mendapatkan skor 24 dengan kriteria “Baik”, skor 26 dengan kriteria “Sangat Baik”, skor 28 dengan kriteria “Sangat Baik”, dan skor 30 dengan kriteria “Sangat Baik”. Adapun aktivitas anak secara klasikal pada setiap pertemuan mendapatkan persentase 73% dengan kriteria “Aktif”, persentase 87% dengan kriteria “Sangat Aktif”, persentase 80% dengan kriteria “Sangat Aktif”, dan persentase 87% dengan kriteria “Sangat Aktif”. Hasil capaian perkembangan kognitif anak secara klasikal pada setiap pertemuan mendapatkan persentase 60% dengan kriteria BSH, persentase sebesar 87% dengan kriteria BSB, persentase 73% dengan kriteria BSH, dan persentase 87% dengan kriteria BSB.
Berdasarkan hasil temuan dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa aktivitas guru, aktivitas anak, dan hasil capaian perkembangan kognitif anak dalam mengenal lambang bilangan 1-10 telah mencapai indikator keberhasilan yang diharapkan. Disarankan bagi guru dan peneliti selanjutnya agar dapat menjadi referensi dalam memilih model dan media pembelajaran.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI