DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Dan Keaktifan Dalam Pembelajaran IPAS Menggunakan Model PBL Dikombinasikan Dengan Jigsaw Dan Snowball Throwing Pada Kelas IV SDN Malintang 1 Kab. Banjar
PENGARANG:RIFA ROHADATUL AISY
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-08-21


     Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya aktivitas, berpikir kritis, serta hasil belajar peserta didik. Hal tersebut disebabkan pembelajaran yang bersifat satu arah, pembelajaran monoton dan peserta didik tidak terlibat aktif dalam pembelajaran. Sehingga berdampak pada peserta didik yang kurang aktif dalam kegiatan pembelajaran, peserta didik hanya berfokus pada guru dan mengalami keterlambatan dalam menghadapi materi yang lebih tinggi, serta rendahnya hasil belajar. Upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan model pembelajaran kombinasi (Problem Based Learning, Jigsaw dan Snowball Throwing) dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas guru, aktivitas peserta didik, keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar peserta didik.

     Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 3 kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas IV SDN Malintang 1, kota Banjarmasin yang terdiri dari 9 orang laki-laki dan 5 orang perempuan, pada semester II tahun ajaran 2023/2024. Masalah yang ditemukan dilapangan yaitu terdapat 50% peserta didik mendapatkan nilai dibawah KKTP (Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran) dalam mata Pelajaran IPAS. Data yang diambil merupakan data kualitatif diperoleh melalui observasi aktivitas guru, aktivitas peserta didik dan keterampilan berpikir kritis kemudian menggunakan data kuantitatif untuk hasil belajar peserta didik yang diperoleh melalui tes tertulis secara kelompok dan individu.

     Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Aktivitas Guru pada pertemuan I mencapai dengan kriteria Baik meningkat pada pertemuan III menjadi 100% dengan kriteria Sangat Baik. Aktivitas peserta didik pada pertemuan I mencapai 86% dengan kriteria Aktif dan meningkat pada pertemuan III mencapai 100% dengan kriteria Sangat Aktif. Keterampilan berpikir kritis peserta didik pada pertemuan I mencapai 50% dengan kriteria Kurang Terampil dan meningkat pada pertemuan III mencapai 86% dengan kriteria Sangat Terampil. Untuk hasil belajar individual (sumatif) pada pertemuan I dengan ketuntasan klasikal 7% meningkat pada pertemuan III dengan ketuntasan klasikal 100%.

     Berdasarkan temuan ini dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kombinasi (Problem Based Learning, Jigsaw dan Snowball Throwing) dapat meningkatkan hasil belajar sehingga hipotesis dapat diterima. Untuk itu disarankan model tersebut dapat dijadikan salah satu variasi model dalam meningkatkan aktivitas guru, aktivitas peserta didik dan keterampilan berpikir kritis peserta didik yang berdampak pada peningkatan hasil belajar peserta didik.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI