DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Efektivitas Integrasi Metode SPT-Drill dengan Imagery: Treatment dalam Mengendalikan Target Panik pada Olahraga Panahan Disabilitas | |
| PENGARANG | : | MUHAMMAD AMIN PRIAMBUDI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-08-23 |
ABSTRAK
Muhammad Amin Priambudi. 2024. Efektivitas Integrasi Metode SPT-Drill dengan Imagery: Treatment dalam Mengendalikan Target Panik pada Olahraga Panahan Disabilitas. Pembimbing I: Dr. Mashud, S.Pd., M.Pd., Pembimbing II: Dr. H. Syamsul Arifin, M.Pd.
Idealnya atlet panahan memiliki teknik memanah yang sederhana dan natural, dimana semua gerakan dilakukan dengan lembut tanpa ketengangan dan sinergi antara tubuh pemanah dan busur. Pada aspek mental, pemanah harus memiliki kenyamanan, konsentrasi dan fokus yang tinggi, kontrol emosional yang baik, dan selalu berpikir positif. Salah satu masalah psikologis yang sering terjadi adalah target panik. Target panik meliputi fisik dan mental, SPT-Drill dan imagery dipilih sebagai metode untuk mengintervensi masalah tersebut.
Penelitian ini untuk mengetahuhi keefektivitasan integrasi metode Specific Physical Training (SPT-Drill) dengan imagery sebagai treatment dalam mengendalikan gejala target panic pada atlet olahraga panahan disabilitas NPCI Kalimantan Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan olahraga dengan intervensi sebanyak dua siklus, melibatkan 12 atlet yang terdiri dari 9 laki-laki dan 3 perempuan dengan klasifikasi disabilitas W2 dan Standing, umur 21-46 tahun, dan pengalaman 1-9 tahun. Pada observasi awal dari 12 atlet hanya 3 orang atau 25% yang memenuhi kriteria dan 9 orang atau 75% yang belum memenuhi kriteria. Selanjutnya dilakukan intervensi latihan selama 2 minggu 8 kali pertemuan pada siklus I. Hasil siklus I terjadi peningkatan sebesar 66,67% dan penurunan sebesar 22,22%. Setelah siklus I belum memenuhi syarat 75 ≥ x ≤ 100 dilanjutkan lagi Siklus II selama 2 minggu sebanyak 8 kali pertemuan. Pada Siklus II mengalami peningkatan sebesar 99,98% dan penurunan sebesar 28,58%. Hasil akhir observasi pada Siklus II hanya 2 orang atau 16,67% yang belum memenuhi kriteria dan 10 orang atau 83,33% memenuhi kriteria mampu mengendalikan target panik.
Hasil penelitian disimpulkan bahwa latihan dengan menerapkan integrasi metode SPT-Drill dengan imagery efektif dalam permasalahan pemanah mengendalikan gejala target panik. Efektivitas peningkatan keterampilan juga dipengaruhi kemampuan kognitif dan psikis mental atlet. Jika pemanah menganggap sebuah masalah yang datang itu sebagai tantangan dengan mental yang kuat pula maka akan berdampak positif. Sebaliknya, jika atlet menganggap itu sebagai ancaman diikuti mental yang buruk maka akan berdampak negatif. Hal ini dikarenakan pada dasarnya target panik adalah gerakan yang tidak disengaja, maka jika pemanah menyadari setiap gejala target panik yang muncul maka pemanah tersebut akan cepat memulihkan kondisinya.
Kata Kunci: efektivitas, SPT-Drill, imagery, target panik, panahan.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI