DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | STRATEGI MENDUKUNG NET ZERO EMISSION (NZE) MELALUI PROGRAM ADIWIYATA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 8 BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | DONA EKA LOVIANIE | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-08-23 |
Kata Kunci: Net Zero Emission (NZE), Sekolah Adiwiyata, Strategi Lingkungan
Perubahan iklim global menjadi tantangan serius bagi seluruh negara, sehingga perlu upaya mitigasi dengan mencapai Net Zero Emission (NZE). Upaya ini membutuhkan partisipasi aktif berbagai sektor, termasuk pendidikan. Program Adiwiyata telah menjadi langkah positif dalam mendorong sekolah untuk mengelola lingkungan secara berkelanjutan. Namun, fokus program ini pada Sekolah Menengah Pertama (SMP) masih pada kebersihan dan penghijauan sekolah, sehingga perlu diperluas untuk mencakup edukasi tentang mitigasi emisi karbon.
Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan pelaksanaan program Adiwiyata, menganalisis penguatan perilaku peserta didik, dan tantangan yang dihadapi SMPN 8 Banjarmasin dalam mengintegrasikan Adiwiyata untuk mendukung Net Zero Emission (NZE). Metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus digunakan. Data dikumpulkan secara purposif dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, ketua dan operator tim Adiwiyata, serta peserta didik melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan data diperkuat melalui perpanjangan penelitian dan member cek.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah melaksanakan beberapa strategi, berupa kebijakan sekolah berwawasan lingkungan, pengintegrasian kurikulum berbasis lingkungan, dan kegiatan berbasis partisipatif. Sekolah juga menerapkan kebiasaan yang dianggap efektif untuk menumbuhkan perilaku ramah lingkungan peserta didik yakni dengan menjaga lingkungan kelas dan sekolah, memelihara tumbuh-tumbuhan dengan baik, dan membuang sampah pada tempatnya. Disamping itu, terdapat tantangan pada pelaksanaan program Adiwiyata yakni permasalahan anggaran dan insfrastruktur, keterbatasan sumber daya manusia, dan pelibatan pihak eksernal.
Penelitian ini menunjukkan bahwa sekolah perlu mengintegrasikan pemahaman dan aksi mitigasi emisi karbon pada warga sekolah. Langkah ini penting untuk menciptakan koalisi yang efektif dalam aksi peduli lingkungan. Saran dari penelitian ini meliputi penguatan infrastruktur hijau di sekolah, memperkuat sinegritas antara sekolah dengan stakeholder, peningkatan dukungan kolaborasi antara berbagai pihak terkait, serta evaluasi dan monitoring berkelanjutan terhadap program Adiwiyata dan aksi-aksi lingkungan yang dilakukan. Penelitian ini berimplikasi pada perlunya transformasi program Adiwiyata guna mendorong terciptanya lingkungan hidup yang sehat dan upaya komprehensif dalam pengurangan emisi karbon.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI