DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Pengaruh PDRB Per Kapita, Kepatuhan Wajib Pajak, Tingkat Inflasi, Luas Lahan, Dan Luas Bangunan Terhadap Efektivitas PBB Di Kabupaten Tabalong | |
| PENGARANG | : | NORLAILAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-08-23 |
ABSTRAK
NORLAILAH.2220317320005. Pengaruh PDRB Per Kapita, Kepatuhan Wajib Pajak, Tingkat Inflasi, Luas Lahan, Dan Luas Bangunan Terhadap Efektivitas PBB Di Kabupaten Tabalong. Lecture I: Ahmad Yunani, Lecture II : M. Rusmin Nuryadin
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Untuk menguji dan menganalisis secara simultan pengaruh PDRB Per Kapita, kepatuhan wajib pajak, tingkat inflasi, luas lahan, dan luas bangunan terhadap efektivitas PBB di Kabupaten Tabalong. (2) Untuk menguji dan menganalisis secara parsial pengaruh pengaruh PDRB Per Kapita, Kepatuhan Wajib Pajak, Tingkat Inflasi, Luas Lahan, dan Luas Bangunan secara parsial terhadap efektivitas PBB di Kabupaten Tabalong terhadap efektivitas PBB di Kabupaten Tabalong. (3) Untuk menguji dan menganalisis variabel PDRB Per Kapita, kepatuhan wajib pajak, tingkat inflasi, luas lahan, dan luas bangunan yang berpengaruh dominan terhadapefektivitas PBB di Kabupaten Tabalong
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk mengeksplorasi pengaruh variabel PDRB Per Kapita, kepatuhan wajib pajak, tingkat inflasi, luas lahan, dan luas bangunan terhadap efektivitas Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kabupaten Tabalong. Metode analisis meliputi uji Heteroskedastisitas dan multikolinieritas setelah menguji asumsi klasik. Analisis regresi linier berganda digunakan untuk mengevaluasi hubungan antar variabel, dengan uji hipotesis yang mencakup uji T, uji F, koefisien determinasi, serta identifikasi variabel dominan dalam pengaruhnya.
Hasil analisis menunjukkan bahwa uji ANOVA menemukan nilai F hitung sebesar 6,380 dengan tingkat signifikansi 0,048, menunjukkan penolakan terhadap hipotesis nol dan penerimaan hipotesis alternatif. Variabel-variabel seperti PDRB Per Kapita, Kepatuhan Wajib Pajak, Tingkat Inflasi, Luas Lahan, dan Luas Bangunan secara signifikan mempengaruhi efektivitas PBB di Kabupaten Tabalong dari tahun 2013 hingga 2022. Secara spesifik, PDRB Per Kapita memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas PBB (t = 4,191, signifikansi = 0,014), sedangkan Kepatuhan Wajib Pajak tidak signifikan (t = -1,982, signifikansi = 0,119). Tingkat Inflasi, Luas Lahan, dan Luas Bangunan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas PBB, dengan nilai t berturut-turut 3,874 (signifikansi = 0,018), 4,108 (signifikansi = 0,015), dan 4,652 (signifikansi = 0,010). Selain itu, variabel Luas Bangunan (X5) menonjol sebagai faktor dominan yang memengaruhi pendapatan PBB di Kabupaten Tabalong
Saran Pemerintah Daerah dapat mengambil langkah-langkah seperti insentif untuk pembangunan infrastruktur bangunan dan meningkatkan PDRB Per Kapita dengan fokus pada pengembangan sektor ekonomi dan dukungan terhadap usaha kecil menengah. Pengendalian inflasi juga krusial untuk mempertahankan pengaruh positif Tingkat Inflasi terhadap PBB, sementara Badan Pendapatan Daerah perlu meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan PBB untuk mendukung pembangunan ekonomi dan sosial di wilayah tersebut.
Kata Kunci: PDRB Per Kapita, Kepatuhan Wajib Pajak, Tingkat Inflasi, Luas Lahan, Dan Luas Bangunan Terhadap Efektivitas PBB
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI