DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PEMBELAJARAN VOKASIONAL TATA BOGA PADA SISWA TUNAGRAHITA RINGAN KELAS XI SMALB DI SLB NEGERI 2 MARTAPURA
PENGARANG:DAWIYAH FEBRIYANTI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-08-24


Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya pembelajaran vokasional yang sudah dilaksanakan di SLB Negeri 2 Martapura yaitu keterampilan vokasional tata boga, yang diajarkan untuk siswa tunagrahita ringan pada jenjang menengah atas (SMALB). Adapun yang menjadi fokus penelitian adalah pada vokasional tata boga yaitu membuat telur asin. Oleh karena itu, dengan melalui keterampilan tersebut bisa membuat anak tunagrahita ringan menjadi jauh lebih mandiri dan dapat menjadi bekal nantinya setelah anak lulus sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui proses perencanaan pembelajaran keterampilan tata boga pada anak tunagrahita ringan di SLB Negeri 2 Martapura (2) pelaksanaan pembelajaran vokasional tata boga di SLB Negeri 2 Martapura (3) bentuk evaluasi dan tindak lanjut yang dilakukan guru dalam pembelajaran vokasional tata boga.

Penelitian ini merupakan jenis penelitian yang menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder dengan subjek guru vokasional, guru pendampin dan guru kelas. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui tiga tahap yaitu reduksi data, display data serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber.

Hasil dari penelitian ini adalah gambaran mengenai pelaksanaan pembelajaran vokasional tata boga pada siswa tunagrahita ringan terdiri dari: 1) Perencanaan pembelajaran yaitu melakukan asesmen kepada peserta didik; menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran; menyiapkan alat-alat dan bahan-bahan untuk membuat telur asin. 2) Proses pelaksanaan membuat telur asin ini terdiri dari kegiatan pendahuluan, inti dan penutup yang dilakukan oleh siswa dan guru. Dalam pelaksanaan ini siswa diberikan penjelasan, diberikan contoh, diberikan instruksi, dan diberikan arahan oleh guru, dari tahap pembersihan telur sampai dengan mengemas telur asin. 3) Evaluasi dilakukan dengan penilaian subjektif yaitu dengan menilai dari kecakapan anak dalam memahami instruksi yang diberikan, ketelatenan siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran, kemampuan siswa menjawab pertanyaan guru tentang pembuatan telur asin, dan tindak lanjut yang dilakukan oleh guru yaitu perlu mengetahui tahapan-tahapan pembuatan telur asin sesuai dengan prosedur pembuatan telur asin dari persiapan pembuatan hingga pengemasan telur asin.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI