DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Inovasi Pelayanan Melalui Sistem Inovasi Layanan Administrasi Kependudukan via Smartphone (SILAKAS) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tanah Laut | |
| PENGARANG | : | INDIE ANNBIYA PUTRI INTAN BACHLEVI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-09-03 |
Pelayanan publik yang prima menunjukkan bahwa pemerintah telah memahami tanggung jawab utamanya dalam mengelola administrasi dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Inovasi pelayanan publik di era global, seperti penerapan e-government, berdampak positif pada kualitas layanan. Di Kabupaten Tanah Laut, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil telah menerapkan e-government melalui aplikasi digital dan website untuk pelayanan administrasi kependudukan seperti penerbitan Kartu Keluarga, E-KTP, dan Surat Keterangan Pindah. Namun, tantangan seperti jarak tempuh yang jauh dan keterbatasan sumber daya manusia menghambat pelayanan optimal. Untuk mengatasi kendala ini, pada 12 Oktober 2019, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil meluncurkan aplikasi SILAKAS, yang memungkinkan masyarakat mengakses layanan administrasi kependudukan secara online kapan saja dan di mana saja.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan inovasi aplikasi SILAKAS serta faktor kendala yang dapat menghambat dalam pelaksanaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melibatkan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui langkah-langkah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian berdasarkan 5 atribut inovasi dari Rogers (1983) yaitu relative advantage, compatibility, complexity, trialability, dan observability menunjukkan bahwa inovasi ini berjalan baik. Aplikasi SILAKAS telah berhasil menawarkan relative advantage dimana proses aplikasi yang efisien dan fitur yang membuat pengurusan doumen menjadi lebih cepat dan mudah, meskipun masih ada tantangan Compatibility dalam pengguna dengan literasi digital rendah (kegegapan teknologi). Complexity aplikasi ini mempengaruhi adopsi, menyoroti perlunya penyederhanaan dan peningkatan panduan agar lebih mudah diakses. Trialability dan Observability yang baik dapat mendukung adopsi lebih lanjut. Namun, aplikasi ini masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk sosialisasi yang kurang efektif, kesulitan dalam mengunggah dokumen, dan kendala teknis. Oleh karena itu, diperlukannya ada peningkatan sosialisasi, panduan penggunaan yang lebih baik, pelatihan teknologi, dan perbaikan teknis sangat diperlukan untuk mengoptimalkan manfaat aplikasi SILAKAS.
Kata kunci: Pelayanan publik, Inovasi, SILAKAS, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI