DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Kekerasan Gender Dalam Novel "Rasina" Karya Iksaka Banu | |
| PENGARANG | : | SHELLY SETYANINGSIH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-09-08 |
Kekerasan gender merupakan masalah yang paling sering terjadi bahkan dari
masa penjajahan sampai masa sekarang. Novel Rasina cerita yang berlatar belakang
masa penjajahan Belanda menjelang kebangkrutan VOC pada tahun 1775, masa dimana
banyak sekali perbudakan, budak yang diperjual belikan, kekerasan pada budak, dan
penyeludupan opium. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan masalah
kekerasan gender yang terdapat dalam Novel Rasina Karya Iksaka Banu. Peneliti
menggunakan terori kekerasan Johan Galtung yang membagi kekerasan menjadi tiga,
yaitu kekerasan langsung, kekerasan struktural, dan kekerasan kultural. Peneliti hanya
menggunakan kekerasan langsung saja, sesuai data yang ditemukan. Kekerasan
langsung terbagi menjadi tiga jenis yaitu kekerasan fisik, kekerasan psikis, dan
kekerasan seksual.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kualitatif. Dengan
metode kualitatif penulis menganalisis isi novel Rasina Karya Iksaka Banu. Teknik
pengumpulan data yang digunakan adalah membaca dan mencatat data. Teknik analisis
data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu: (1) Memfokuskan masalah kekerasan
gender terhadap tokoh; (2) Peneliti menentukan pendekatan teori yang akan digunakan
dalam penelitian; (3) Selanjutnya data yang telah dikumpulkan dikelompokkan menjadi
tiga bagian bentuk kekerasan; (4) Menganalisis data; (5) Terakhir peneliti menarik
kesimpulan berdasarkan hasil pembahasan dan melakukan trigulasi data.
Hasil penelitian menunjukkan adanya jenis-jenis kekerasan seperti kekerasan fisik,
kekerasan psikis, dan kekerasan seksual. Pertama, kekerasan fisik merupakan tindakan
yang melibatkan penggunaan kekuatan fisik untuk menyakiti, melukai, atau merusak
orang lain, peneliti menemukan 8 data kekerasan fisik, 6 diantaranya yang di alami
tokoh utama Rasina dan 2 tokoh pendukung seperti diinjak, diseret, ditampar, digores
benda tajam, dipotong, disayat dan dicambuk. Kedua, kekerasan psikis adalah tindakan
yang bertujuan untuk menyakiti, merendahkan secara mental, pada kekerasan psikis
terdapat 4 data, data yang ditemukan hanya terdapat pada tokoh utama saja sedangkan
tokoh pendukung tidak ditemukan data kekerasan psikis, 4 data yang ditemukan seperti
panggilan yang mengejek, penolakan, penghinaan, dan diancam. Jenis kekerasan yang
ketiga ialah kekerasan seksual, kekerasan seksual adalah tindakan perilaku seksual yang
dilakukan tanpa persetujuan korban, peneliti menemukan 3 data, data yang ditemukan
hanya terdapat pada tokoh utama saja sedangkan tokoh pendukung tidak ditemukan data
kekerasan seksual, 3 data yang ditemukan seperti pelecehan seksual, diperkosa, dan
penyiksaan seksual.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI