DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR, TANGGUNG JAWAB, DAN MOTORIK HALUS ANAK KELOMPOK B MELALUI MODEL PJBL MAKE A MATCH DI RA NURUL IMAN BANJARMASIN UTARA
PENGARANG:MARPUAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-09-19


ABSTRAK

 

Marpuah, 2024. Meningkatkan Aktivitas Belajar, Tanggung Jawab, dan Motorik Halus Anak Kelompok B Melalui Model PJBL, Make a Match di Ra Nurul Iman Banjarmasin Utara. Skripsi Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat. Banjarmasin Pembimbing  Prof. Dr. Hj. Aslamiah, M.Pd, Ph.D.

 

Kata Kunci : Aktivitas, Tanggung Jawab, Motorik Halus, Project Based Learning, Make a Match, Fun Cooking.

 

Permasalahan yang ditemukan dalam penelitian ini adalah rendahnya aktivitas anak belajar anak, kemampuan tanggung jawab, dan kemampuan motorik halus. Hal ini disebabkan pembelajaran bersifat abstrak, kurang menarik, kurang bermakna, dan bersifat satu arah. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan aktivitas guru, mengetahui peningkatan aktivitas belajar, kemampuan tanggung jawab, dan kemampuan motorik halus anak.

 

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan dengan 4 kali pertemuan. Setting penelitian ini berada di kelompok B Ra Nurul Iman Banjarmasin dengan subjek penelitian berjumlah berjumlah 14 anak, 11 anak laki-laki dan 3 anak perempuan. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dan tes. Analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif kualitatif yang dijabarkan dengan tabel dan cross table  dan disajikan dengan grafik sesuai indikator keberhasilan yang ditetapkan.

 

Hasil penelitian ini menunjukkan aktivitas guru mengalami peningkatan dari pertemuan 1 yang mendapat kategori baik dan mendapat kategori sangat baik pada pertemuan 2, 3, dan 4. Aktivitas anak secara klasikal mengalami peningkatan pada peeretemuan 1 7% naik menjadi 14% pada pertemuan 2, naik menjadi 50% pada pertemuan 3, dan naik menjadi 64% pada pertemuan 4. Kemampuan tanggung jawab anak mengalami peningkatan secara klasikal dari pertemuan 1 0%, naik menjadi 14% pada pertemuan 2, naik menjadi 43% pada pertemuan 3, dan naik menjadi 79% pada pertemuan 4. Hasil perkembangan motorik halus anak juga mengalami peningkatan secara klasikal dari 0% pada pertemuan 1, naik menjadi 21% pada pertemuan 2, naik menjadi 57% pada pertemuan 3, dan naik menjadii 79% pada pertemuan 4.

 

Kesimpulan penelitian ini adalah model pembelajaran PJBL, Make a Match dapat meningkatkan aktivitas belajar, tanggung jawab, dan kemampuan motorik halus anak. Penelitian ini bisa dijadikan bahan pertimbangan dalam memilih keiatan pembelajaran, menjadi masukan untuk memperbaiki kekurangan pembelajaran, dan referensi untuk penelitian selanjutnya.

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI