DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Identifikas senyawa organik dalam teh daun gaharu menggunakan analisis Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS) beserta analisis antibakteri
PENGARANG:NISDA NOR AWALIA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-10-02


ABSTRAK. Gaharu merupakan salah satu jenis tanaman Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) yang dapat digunakan sebagai obat tradisional. Tanaman Gaharu yang ada di Desa Tebing Siring, Gunung Langkaras di Kelompok Tani Hutan Ingin Maju telah berumur 5 tahun dan belum menghasilkan gubal gaharu Ada beberapa kendala utama dalam mengoptimalkan potensi teh daun gaharu yaitu berupa kurangnya informasi komprehensif mengenai komposisi senyawa-senyawa organik yang ada dalam daun-daun gaharu. Komposisi kimia dari teh daun gaharu dan  senyawa-senyawa organik yang terkandung di dalamnya dapat diketahui dengan  metode analisis  Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS) serta mengetahui adanya aktivitas antibakteri pada ekstrak teh daun gaharu (Aquilaria malaccensi) terhadap bakteri Staphylococcus aureus dengan menggunakan metode difusi cakram Kirby-Bauer. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi senyawa organik dalam teh daun gaharu dengan menggunakan metode analisis Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS) dan menganalisis antibakteri yang terdapat pada teh daun gaharu pada bagian pucuk, bagian tengah, dan bagian pangkal. Pengambilan sampel dilakukan di Desa Tebing Siring, Gunung Langkaras di Kelompok Tani Hutan Ingin Maju. Penelitian dilakukan didua tempat yaitu Laboratorium Teknologi Hasil Hutan Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat dan Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Banjarbaru. Instrumen penelitian yang digunakan berupa data laporan data hasil uji dari Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Banjarbaru. Senyawa yang diperoleh dari hasil analisis Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS) sebanyak 5 senyawa. Senyawa yang mendominasi semua bagian yaitu  Dodecanoic acid, 1, 2, 3-propanetriyl ester yang dimana senyawa ini terdapat di pucuk. tengah dan pangkal, konsentrasi semuanya  sebanyak  97,5%. Senyawa selanjutnya yaitu, ETHYL ESTER OF DOCOSANOIC ACID sebanyak 1,733%, Dodecanoic acid, silver (1+) salt sebanyak 2,863%,  Glyceryl tridecanoate dengan konsentrasi 2,093% dan terakhir senyawa Patchouli alcohol dengan konsentrasi 2,471%. Dan untuk antibakteri daun bagian pangkal teh gaharu menunjukkan aktivitas antibakteri yang lebih tinggi dibandingkan dengan bagian pucuk dan bagian tengah, karena memiliki konsentrasi senyawa aktif yang lebih tinggi dan membuatnya efektif sebagai antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus pada konsentrasi dibawah 6mg/ml.

Kata Kunci : Hasil Hutan Bukan Kayu, Teh daun Gaharu, GC-MS, Antibakteri

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI