DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN SOSIAL EMOSIONAL DISIPLIN MENGGUNAKAN MODEL COOPERATIVE LEARNING DAN METODE BERMAIN PERAN PADA KELOMPOK A TK AISYIYAH 2 BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | ALVINA ANANDA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-10-03 |
Ananda, Alvina. 2024.“Meningkatkan Aktivitasdan Sosial Emosional Disiplin Anak Menggunakan Model Cooperative Learning dan Metode Bermain Peran Pada Kelompok A TK Aisyiyah 2 Banjarmasin”. Skripsi Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing Mohammad Dani Wahyudi, S. Pd. I., M.Pd.
Kata Kunci : Disiplin, Cooperative Learning, Bermain Peran
Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan anak dalam sikap disiplin, hal ini terjadi karena kurangnya perhatian anak terhadap aturan didalam kelas yang dibuat oleh guru, kurang inovatif dalam metode pembelajaran, serta ada anak yang kurang aktif dalam banyak hal sehingga tidak mau mengikuti aturan kelas dengan baik. Upaya pemecahan masalah ini yaitu dengan menggunakan kombinasi model Cooperative Learning dan metode bermain peran. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis aktivitas guru, aktivitas anak, dan perkembangan sosial emosional anak dalam sikap disiplin.
Pendekatan yang digunakan adalah jenis pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilakukan sebanyak 4 kali pertemuan. Subjek penelitian adalah kelompok A TK Aisyiyah 2 Banjarmasin sebanyak 17 orang anak. Instrumen yang digunakan yaitu lembar aktivitas guru, lembar aktivitas anak, dan hasil perkembangan anak.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas guru pada siklus I memperoleh kategori baik , siklus II memperoleh kategori sangat baik. Aktivitas anak pada siklus I memperoleh kategori kurang aktif, dan pada siklus II memperoleh kategori sangat aktif. Untuk hasil perkembangan sosial-emosional anak pada siklus I pertemuan 1 memperoleh persentase 24%, pada siklus I pertemuan 2 memperoleh persentase 47%, pada siklus II pertemuan 3 memperoleh persentase 82%, dan pada siklus II pertemuan 4 memperoleh persentase 94%.
Disimpulkan menggunakan kombinasi model Cooperative Learning dan metode Bermain Peran dapat meningkatkan aktivitas anak dan mengembangkan kemampuan sosial-emosional anak dalam sikap disiplin di TK Aisyiyah 2 Banjarmasin. Disarankan bagi guru penelitian ini dapat dijadikan sebagai salah satu bahan pertimbangan dalam memilih model-model pembelajaran untuk mengembangkan aspek sosial-emosional anak dalam sikap disiplin.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI