DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Manajemen Kurikulum di Sekolah Berasrama (Studi Multi Kasus di SMP GIBS dan SMAS GIBS) | |
| PENGARANG | : | RANDI AHMAD IRWANTO | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-10-03 |
Irwanto, Randi Ahmad. 2024. Manajemen Kurikulum di Sekolah Berasrama
(Studi Multi Kasus di SMP GIBS dan SMAS GIBS). Tesis, Program Magister Administrasi Pendidikan, Program Pascasarjana, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Hj. Aslamiah, M.Pd., Ph.D., (II) Dr. Ngadimun, MM.
Kata kunci: Manajemen Kurikulum, Sekolah Berasrama
Urgensi kurikulum di sekolah berasrama sangat penting dalam mewujudkan efektivitas pendidikan. Pendidikan berasrama memiliki peran besar dalam mengajarkan nilai-nilai disiplin dan kemandirian. Pendidik dan satuan pendidikan mengembangkan kurikulum yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan, sehingga peserta didik dapat mengembangkan pengetahuan dan keterampilan yang lebih baik. Sekolah berasrama yang unggul di kabupaten Barito Kuala di antaranya adalah SMP GIBS dan SMAS GIBS. Berdasarkan hasil observasi awal di SMP GIBS dan SMAS GIBS, kedua sekolah tersebut telah menerapkan manajemen kurikulum mulai dari analisis kebutuhan, perencanaan, pelaksanaan, sampai evaluasi kurikulum. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan analisis kebutuhan kurikulum, menjabarkan perencanaan kurikulum, menggali pelaksanaan kurikulum, dan menganalisis evaluasi kurikulum di SMP GIBS dan SMAS GIBS.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi multi kasus. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara secara mendalam, dan dokumentasi. Sumber data terdiri dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah (kurikulum, kesiswaan, dan asrama), serta guru sekolah dan guru asrama SMP GIBS dan SMAS GIBS. Teknik analisis data dilakukan dengan analisis kasus tunggal yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi serta analisis lintas kasus. Sedangkan keabsahan data dicek menggunakan teknik perluasan persepsi, meningkatkan ketekunan, dan triangulasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis kebutuhan kurikulum di SMP GIBS dan SMAS GIBSmemerlukan data mengenai siswa, guru dan tenaga kependidikan, serta keadaan sekolah. Perencanaan kurikulum di SMP GIBS dan SMAS GIBS menyiapkan ketetapan (standar-standar) dokumen kurikulum, karakteristik dan kebutuhan peserta didik, serta masukan terhadap kurikulum sebelumnya. Pelaksanaan kurikulum di SMP GIBS dan SMAS GIBS dilaksanakan secara terjadwal dan ada yang sifatnya insidental. Hal-hal yang dilaksanakan antara lain evaluasi proses pembelajaran harian, evaluasi ketercapaian tujuan pembelajaran, rapat evaluasi manajemen, analisis hasil belajar siswa dan penilaian kinerja guru, maupun evaluasi ketercapaian target tahunan sekolah. Kepada pihak manajemen SMP GIBS dan SMAS GIBS diharapkan agar mengoptimalkan kegiatan manajemen kurikulum sehingga mutu pendidikan di sekolah juga meningkat sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan zaman.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI