DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI PERBANDINGAN PECAHAN MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA SISWA KELAS IV DI SDN BERANGAS BARAT 2 ALALAK BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | IDA AYU ASTUTI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-10-03 |
Ida, A., A. (2024) Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Materi Perbandingan Pecahan Menggunakan Model Problem Based Learning (PBL) Pada Siswa Kelas IV Di SDN Berangas Barat 2 Alalak Banjarmasin. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing Drs. Sunarno., M.Pd
Kata Kunci : Matematika, Problem Based Learning
Matematika merupakan ilmu dasar dan alat untuk mempelajari ilmu-ilmu lainnya. Proses pembelajaran matematika diharapkan dapat berjalan dengan baik, namun kenyataan di lapangan, sangatlah sulit untuk membuat peserta didik mendapatkan hasil yang memuaskan dalam belajar. Jika masalah tersebut dibiarkan terus menerus tanpa adanya tindak lanjut maka akan berdampak buruk bagi siswa. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning. Model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) merupakan model pembelajaran yang berpusat pada siswa dimana guru memberikan masalah kepada siswa pada awal pembelajaran, dan siswa memecahkan masalah tersebut. Pembelajaran berbasis masalah memungkinkan siswa mengembangkan kemampuan berpikir kritis untuk mengidentifikasi dan memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari.
Penelitian tindakan kelas ini menggunakan model Kemmis dan McTaggart. Model ini pada hakekatnya terdiri dari empat komponen yakni perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Dalam implementasinya, model Kemmis dan McTaggart menggabungkan antara tindakan dan observasi. Hal ini dilakukan karena pada pelaksanaannya komponen tindakan penelitian tidak terpisahkan dengan komponen observasi. Komponen-komponen penelitian pada model Kemmis dan McTaggart merupakan satu siklus tindakan yang dilaksanakan dalam satu kali pembelajaran.
Berdasarkan hasil observasi terhadap aktivitas guru dan aktivitas siswa selama melaksanakan kegiatan pembelajaran pada siklus I dan II dengan materi Perbandingan Pecahan menggunakan model Problem Based Learning (PBL) pada siswa kelas IV SDN Berangas Barat 2, dalam pelaksanaannya selalu diupayakan perbaikan sehingga dapat berjalan dengan sangat baik dan hasil belajar siswa mengalami peningkatan pada setiap siklusnya.
Berdasarkan hasil penelitian pada siswa kelas IV SDN Berangas Barat 2 Kabupaten Barito Kuala semester genap tahun ajaran 2023/2024 dengan materi perbandingan pecahan dapat disimpulkan aktivitas guru dalam melaksanakan pembelajaran matematika tentang Perbandingan Pecahan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada siswa kelas IV SDN Berangas Barat 2 terlaksana sesuai dengan harapan dan telah mencapai kategori “Sangat Baik”. Aktivitas siswa saat mengikuti pembelajaran telah terlaksana sesuai dengan harapan dan telah mencapai kategori “Sangat Aktif” secara individu sebanyak 20 siswa atau secara klasikal 90%. Hasil belajar siswa pada ranah kognitif (pengetahuan), afektif (sikap), dan psikomotorik (keterampilan) pembelajaran matematika tentang Perbandingan Pecahan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada siswa kelas IV SDN Berangas Barat 2 telah mencapai ketuntasan yang diharapkan.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI