DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI IDE POKOK MENGGUNAKAN MODEL CANGKAL DI KELAS III SDN MELAYU 2 BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | MUHAMMAD MAULANA MALIK IBRAHIM | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-10-04 |
ABSTRAK
Ibrahim, Muhammad Maulana Malik. (2024). Meningkatkan Keterampilan Membaca Pemahaman Dan Keterampilan Berpikir Kritis siswa Pada Materi Ide Pokok Menggunakan Model CANGKAL Di Kelas III SDN Melayu 2 Banjarmasin. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Dosen Pembimbing Dr. Rizky Amelia, S.Pd., M.Pd.
Kata Kunci: Aktivitas, Keterampilan Membaca Pemahaman, Keterampilan Berpikir Kritis, Hasil Belajar, Model CANGKAL
Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya keterampilan membaca pemahaman dan keterampilan berpikir kritissiswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Hal tersebut disebabkan siswa belum mampu memahami isi teks bacaan, siswa belum mampu memecahkan masalah dan membuat keputusan. Upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah menerapkan model CANGKAL dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan membaca pemahaman dan keterampilan berpikir kritis siswa.
Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan di kelas III SDN Melayu 2 dengan jumlah 18 siswa. Data dianalisis berdasarkan hasil observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan membaca pemahaman, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar siswa dengan teknik deskriptif, digambarkan dalam bentuk tabel dan grafik, diinterpretasikan menggunakan kriteria pada masing-masing indikator keberhasilan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan membaca pemahaman siswa, keterampilan berpikir kritis siswa, serta tercapainya ketuntasan belajar siswa secara individual dan klasikal.
Hasil penelitian ini menunjukkan peningkatan kualitas aktivitas guru pertemuan 3 memperoleh skor maksimal yaitu 32. Aktivitas siswa mengalami peningkatan yaitu pertemuan 3 memperoleh persentase 83%. Adapun keterampilan membaca pemahaman pertemuan 3 memperoleh persentase 83%. Sedangkan keterampilan berpikir kritis pertemuan 3 memperoleh persentase 83%. Untuk ketuntasan klasikal hasil belajar siswa pertemuan 3 memperoleh persentase 89%.
Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan model CANGKAL dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan keterampilan kerjasama. Disarankan model CANGKAL dapat dijadikan sebagai refrensi alternatif dalam meningkatkan kualitas aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan membaca pemahaman, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar siswa.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI