DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar IPA Materi Ekosistem Menggunakan Model PBL DICONTOH (Problem Based Learning, Discovery Learning, Contextual Teaching and Learning, dan Number Head Together) Pada Siswa Kelas V SDN Kuin Selatan 1 Banjarmasin
PENGARANG:HUSNATUL MUNIROH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-10-07


Muniroh, Husnatul (2024). Meningkatkan Keterampulan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar IPA Materi Ekosistem Menggunakan Model PBL Dicontoh (Problem Based Learning, Discovery learning, Contekstual Teaching and Learning dan Number Head Together) Pada Siswa Kelas V SDN Kuin Selatan 1 Banjarmasin. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing: Amberansyah, M. Pd

Kata Kunci      : Aktivitas belajar, keterampilan Berpikir Kritis, Hasil Belajar Siswa, Problem Based Learning, Contekstual Teacing and Learning, Discovery Learning, Numbered Head Together

Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya aktivitas, keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA Materi komponen ekosistem. Penyebabnya karena siswa bersifat pasif dalam pembelajaran, kemampuan memecahkan masalah masih tergolong rendah, pembelajaran masih bersifat satu arah sehingga siswa cepat merasa bosan dan pembelajaran. Upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan kombinasi model pembelajaran Problem Based Learning, Discovery learning, Contekstual Teaching and Learning dan Number Head Together. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa.

Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan, dikelas VA SDN Kuin Selatan 1 yang berjumlah 24 orang siswa. Terdiri dari 14 orang siswa laki-laki dan 10 orang siswa perempuan. Hasil penelitian ini menunjukkan observasi aktivitas guru pada pertemuan 1 sampai 4 meningkat dari 16 dengan kriteria baik menjadi 24 dengan kriteria sangat baik. Aktivitas belajar siswa siswa pada pertemuan 1 sampai 4 secara klasikal meningkat dari 21% dengan kriteria kurang aktif menjadi 92% dengan kriteria sangat aktif. Keterampilan berpikir kritis siswa pada pertemuan 1 sampai siswa pada pertemuan 1 sampai 4 secara klasikal meningkat dari 17% dengan kriteria kurang aktif menjadi 88% dengan kriteria sangat aktif. Sehingga berdampak pada hasil belajar afektif pada pertemuan 1 sampai 4 meninggkat dari 21% menjadi 96%, hasil belajar kognitif pada pertemuan 1 sampai 4 meningktat dari 17% menjadi 92%, hasil belajar psikomotorik 17% menjadi 96%.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan kombinasi model Problem Based Learning, Discovery learning, Contekstual Teaching and Learning dan Number Head Together pada keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa pada muatan IPA Materi Ekosistem telah terlaksana dengan baik pada setiap pertemuannya dan telah mencapai indikator keberhasilan yang telah ditetapkan peneliti. Adapun saran bagi kepala sekolah, guru, dan peneliti lain adalah agar penelitian ini dijadikan referensi dalam memilih dan menunggunakan model pembelajaran khususnya muatan IPA materi komponen ekosistem di sekolah dasar.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI