DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Terminal Tipe B Simpang Empat Banjarbaru | |
| PENGARANG | : | SAYDA NOOR HIJRINA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-10-07 |
ABSTRAK
Banjarbaru ibukota Provinsi Kalimantan Selatan menunjukkan pertumbuhan
ekonomi yang baik dengan dukungan program Wilayah Metropolitan Banjarbakula,
menghubungkan Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Kabupaten Barito
Kuala, dan Kabupaten Tanah Laut. Dalam upaya mewujudkan program ini, fasilitas
transportasi yang efisien menjadi kunci, terutama terminal yang mampu mengatasi konflik
sirkulasi manusia dan kendaraan serta meningkatkan aksesibilitas di dalam tapak.
Terminal Tipe B di Simpang Empat Banjarbaru mengadopsi konsep Sirkulasi Terpadu
dengan fokus pada sirkulasi manusia dan moda. Konsep sirkulasi terpadu
implementasinya berupa bangunan yang dapat dicapai oleh semua kalangan, disabilitas
atau normal juga beragam moda transportasi. Pada prinsipnya konsep ini diintegrasikan
ke dalam desain terminal menggunakan metode programming, menciptakan sirkulasi yang
teratur dan fungsional. Dengan terminal yang terintegrasi, masyarakat dapat menikmati
layanan transportasi yang lebih lancar, programming membuat berbagai sirkulasi serta
fungsi ruang menjadi terstruktur juga teratur untuk di dalam dan luar bangunan sehingga
tercipta sirkulasi yang tidak crossing.
Kata Kunci: Terminal, Aksesibilitas, Sirkulasi, Terpadu, Programming
ABSTRACT
Banjarbaru, the capital of South Kalimantan Province, is showing good economic
growth with the support of the Banjarbakula Metropolitan Area program, connecting
Banjarmasin City, Banjarbaru City, Banjar Regency, Barito Kuala Regency and Tanah Laut
Regency. In efforts to realize this program, efficient transportation facilities are key,
especially terminals that are able to overcome human and vehicle circulation conflicts and
increase accessibility within the site. The Type B terminal at Simpang Empat Banjarbaru
adopts the Integrated Circulation concept with a focus on human and mode circulation. The
integrated circulation concept is implemented in the form of buildings that can be reached by
all groups, disabled or normal, as well as various modes of transportation. In principle, this
concept is integrated into the terminal design using programming methods, creating an
orderly and functional circulation. With an integrated terminal, people can enjoy smoother
transportation services, programming makes various circulations and space functions
structured and orderly for inside and outside the building so as to create circulation that does
not cross.
Keywords: Terminal, Accessibility, Circulation, Integrated, Programming
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI