DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PENGARUH PEMBERIAN PUPUK KANDANG KERBAU DAN PUPUK NPK MUTIARA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL UBI ALABIO VARIETAS HABANG (Dioscorea alata L.) DI LAHAN RAWA LEBAK HULU SUNGAI UTARA
PENGARANG:FENNY ERAWATI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-10-07


Penelitian mengenai Pengaruh Pemberian Pupuk Kandang Kerbau dan Pupuk NPK Mutiara terhadap Pertumbuhan dan Hasil Ubi Alabio Varietas Habang (Dioscorea alata L.) di Lahan Rawa Lebak Hulu Sungai Utara. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis perbedaan pengaruh pupuk kandang kerbau dan pupuk NPK Mutiara dibandingkan dengan kontrol terhadap pertumbuhan dan hasil ubi alabio varietas Habang di lahan rawa lebak Hulu Sungai Utara, (2) menganalisis pengaruh interaksi antara pemberian pupuk kandang kerbau dengan pupuk NPK Mutiara terhadap pertumbuhan dan hasil ubi alabio varietas Habang di lahan rawa lebak Hulu Sungai Utara, (3) menganalisis kombinasi perlakuan pupuk kandang kerbau dan pupuk NPK Mutiara terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman ubi alabio varietas Habang di lahan rawa lebak, (4) menganalisis pengaruh masing-masing faktor tunggal pemberian pupuk kandang kotoran kerbau dan pupuk NPK Mutiara terhadap pertumbuhan dan hasil ubi alabio varietas Habang di lahan rawa lebak Hulu Sungai Utara, (5) menganalisis dosis terbaik masing-masing faktor tunggal pemberian pupuk kandang kerbau dan pupuk NPK Mutiara terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman ubi alabio varietas habang di lahan rawa lebak Hulu Sungai Utara.

Penelitian ini telah dilaksanakan di Desa Hambuku Tengah Kecamatan Sungai Pandan Kabupaten Hulu Sungai Utara dari bulan Juli 2023 sampai Januari 2024. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan kontrol terpisah. Faktor yang diteliti yaitu faktor pertama perlakuan pemupukan organik kotoran kerbau (K) yang terdiri dari 3 taraf perlakuan yaitu : k1 = 5 t ha-1 setara dengan 125 g per tanaman, k2 = 10 t ha-1 setara dengan 250 g per tanaman, dan k3 = 15 t ha-1 setara dengan 375 g per tanaman, faktor kedua perlakuan pemupukan anorganik NPK Mutiara (N) yang terdiri dari 3 taraf perlakuan yaitu : n1 = 200 kg ha-1 setara dengan 5 g per tanaman, n2 = 400 kg ha-1 setara dengan 10 g per tanaman, dan n3 = 600 kg ha-1 setara dengan 15 g per tanaman. Pengamatan terdiri dari panjang tanaman, jumlah daun, diameter batang, diameter umbi, panjang tanaman saat panen, panjang umbi, berat umbi per tanaman, dan hasil umbi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kombinasi pupuk k1n1 (3,00 helai) dan k2n2 (3,00 helai) memberikan jumlah daun lebih baik daripada kontrol (0,50 helai) pada umur 10 HST. Perlakuan pupuk memberikan panjang tanaman umur 10, 20, 30, 40, 50, dan 60 HST lebih rendah daripada kontrol. Terdapat pengaruh interaksi antara pemberian pupuk kandang kerbau dan pupuk NPK Mutiara pada jumlah daun umur 10 dan 20 HST. Kombinasi k2n2 merupakan perlakuan yang memberikan jumlah daun terbanyak, yaitu 3 helai (10 HST) dan 6,77 helai (20 HST). Pemberian pupuk kandang kerbau pada dosis 10 t ha-1 menghasilkan panjang tanaman tertinggi, yaitu 52,86 cm (30 HST) dan 96,43 cm (40 HST), dan diameter batang terbesar umur 60 HST (3,40 mm) dibandingkan dengan perlakuan yang lain. Pemberian pupuk NPK Mutiara dengan dosis 400 kg ha-1 menghasilkan jumlah daun terbanyak, yaitu 4,31 helai (20 HST), 7,26 helai (30 HST), dan 22,97 helai (50 HST) dibandingkan dengan perlakuan yang lain.

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI