DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS MENGGUNAKAN KOMBINASI MODEL PROJECT BASED LEARNING, METODE DEMONSTRASI, DAN MEDIA BAHAN BEKAS PADA KELOMPOK B DI TK ISLAM HIMMAH BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | SALMA ANDINI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-10-07 |
Andini, Salma.2024. “Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus Menggunakan Kombinasi Model Project Based Learning, Metode Demonstrasi, Dan Media Bahan Bekas Pada Kelompok B Di TK Islam Himmah Banjarmasin” Skripsi, Program PG-PAUD FKIP Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin Pembimbing Faqihatuddiniyah, S.Pd., M.Pd.
Kata Kunci: Keterampilan Motorik Halus, Bahan Bekas, Project Based Learning, Metode Demonstrasi.
Permasalahan penelitian tindakan ini adalah rendahnya kemampuan motorik anak menyebabkan proses pembelajaran yang harus menggunakan kemampuan menulis, menggunting, menempel, dan menggambar. Hal ini terjadi karena proses belajar mengajar yang mononton sehingga membuat anak merasa bosan, karena hal tersebut anak belum terbiasa melakukan kegiatan menggunting dan menempel. Untuk meningkatkan kreativitas motorik halus anak tersebut maka peneliti menggunakan kombinasi model project based learning, metode demonstrasi dan media bahan bekas.
Penelitian ini menggunakan Penelitian Kualitatif dengan jenis penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan sebanyak dua siklus dengan empat kali pertemuan. Setting penelitian adalah kelompok B TK Islam Himmah Banjarmasin tahun pelajaran 2023/2024 yang berjumlah 12 siswa.
Hasill penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan I mendapatkan skor 26, pertemuan II mendapat skor 31, pertemuan III mendapatkan skor 37, dan pertemuan IV mendapatkan skor 42. Aktivitas anak pada pertemuan I memperoleh persentase 50%, pertemuan II mendapatkan persentase 66,6%, pertemuan III mendapatkan persentase 83,3% dan pertemuan IV mendapatkan persentase 100%. Dan Hasil
keterampilan motorik halus anak pertemuan I memperoleh persentase 25%, pertemuan II memperoleh persentase 83,3%, pertemuan III memperoleh persentase 100%, dan pertemuan IV memperoleh persentase 100%.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa aktivitas guru, aktivitas anak, dan hasil keterampilan motorik halus anak menggunakan model project based learning dan metode demonstrasi berhasil meningkat dan berkembang dengan sangat baik dan aktif. Disarankan kepada guru agar dapat dijadikan bahan masukan dalam memilih media, model danmetode pembelajaran yang tepat untuk meningkatan keterampilan motorik halus anak dalam menggunting, menempel, dan melukis dan dapat menjadi bahan masukan informasi untuk memperbaiki pembelajaran pada anak.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI