DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENGEMBANGKAN MOTORIK HALUS MENGGUNAKAN MODEL KOMBINASI PjBL DAN METODE DONLOT MELALUI KEGIATAN MERONCE PADA KELOMPOK A TK SUN SHINE BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | NINA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-10-08 |
ABSTRAK
Nina. 2024. Mengembangkan Motorik Halus Menggunakan Model Kombinasi Pjbl Dan Metode DONLOT Melalui Kegiatan Meronce Pada Kelompok A TK Sun Shine Banjarmasin. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing Dr. Sulistiyana, S.Pd, M.Pd.
Kata Kunci: Motorik Halus, Model Project Based Learning, Demonstrasi, Loose Parts, Meronce
Permasalahan dari penelitian ini adalah rendahnya kemampuan motorik halus anak pada kelompok A Mars TK Sun Shine Banjarmasin dalam mengembangkan kemampuan motorik halus menggunakan model kombinasi PjBL, metode DONLOT melalui kegiatan meronce. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas anak dan hasil perkembangan motorik halus anak.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas, yang dilaksanakan selama 3 pertemuan dengan jumlah anak 10 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar dan rubrik observasi aktivitas guru, aktivitas anak, dan hasil perkembangan motorik halus anak. Penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dari hasil analisis lembar observasi aktivitas guru, aktivitas anak, dan perkembangan motorik halus.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan selama 3 pertemuan dapat disimpulkan bahwa pada pertemuan 1-3 pada aktivitas guru mengalami peningkatan dan mencapai skor 93% dengan kriteria “Sangat Baik”, aktivitas anak mencapai skor 82% dengan kriteria “Sangat Aktif”, dan hasil perkembangan motorik halus mencapai skor 90% dengan kriteria “Berhasil Berkembang”. Peningkatan tersebut dikarenakan guru selalu melakukan refleksi terhadap aktivitas guru setelah pembelajaran, sehingga aktivitas guru, aktivitas anak dan capaian hasil perkembangan berkembang dengan baik.
Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dalam mengembangkan kemampuan motorik halus menggunakan model kombinasi PjBL, metode DONLOT (DemONstrasi, dan media LoOse ParTs) melalui kegiatan meronce dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas anak dan hasil capaian perkembangan motorik halus dengan baik. Disarankan bagi kepala sekolah, guru dan peneliti selanjutnya dapat menjadikan bahan masukan informasi untuk memperbaiki pembelajaran pada anak.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI