DIGITAL LIBRARY



JUDUL:OBJEKTIVITAS PEMBERITAAN DALAM TRAGEDI KERUSUHAN STADION KANJURUHAN 2022 (ANALISIS ISI KUANTITATIF BERITA DALAM AKUN INSTAGRAM @DETIKCOM DAN @NARASINEWSROOM PERIODE 2-30 OKTOBER 2022).
PENGARANG:Ari Arung Purnama
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-10-08


Peliputan media massa terhadap tragedi kerusuhan Stadion Kanjuruhan erat kaiannya dengan media sosial. Kualitas informasi yang didapatkan masyarakat terkait dengan peristiwa tragedi kerusuhan stadion Kanjuruhan berkaitan dengan objektivitas berita yang publikasi oleh awak media. Penelitian ini bertujuan memberi gambaran bagi khalayak terkait tentang kualitas berita yang diposting di Instagram @detikcom dan @narasinewsroom

          Pendekatan Penilitian ini adalah kuantitatif dengan memakai metode analisis isi kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi literatur, observasi, dokumentasi, dan pengkodingan. Penelitian ini menggunakan Teori Agenda Setting McComb-Shaw yang dikaitkan dengan model konseptual objektivitas Westerstahl.

          Hasil penelitian menunjukkan, (1) @narasinewsroom lebih objektif daripada @detikcom dalam peliputan tragedi kerusuhan stadion Kanjuruhan 2022 dengan unggul pada sisi imparsialitas (Non-evaluatif dan Non-sensasional) berdasarkan 19 sampel berita (2) agenda setting kedua media ini berbeda, dimana @narasinewsroom mencoba menguak lebih banyak sisi korban dari Kanjuruhan, sementara @detikcomlebih condong ke pemberitaan dari lembaga negara seperti kepolisian maupun lembaga pusat (3) @detikcom unggul pada nilai kefaktualan berita, relevansi, dan non-evaluatif. Akan tetapi, memiliki skor buruk dalam kelengkapan Pesan (5W+1H) dan cover both-sides atau dua sisi. Sementara @narasinewsroom unggul pada nilai relevan, non-evaluatif dan non- sensasional. Akan tetapi, memiliki skor buruk dalam proporsional berita.

 

Kata Kunci:Objektivitas, Berita, Kanjuruhan, Media Sosial.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI