DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | POTENSI IKAN SELUANG (Rasbora spp.) TERHADAP PENINGKATAN AKTIVITAS KATALASE OTAK TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) MODEL STRES | |
| PENGARANG | : | ANNYA GRACIA SUGIONO | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-12-23 |
Stres adalah kondisi ketidakmampuan individu dalam menghadapi tekanan yang dapat memicu terjadinya stres oksidatif. Pencegahan stres oksidatif dapat dilakukan dengan cara meningkatkan aktivitas antioksidan endogen, salah satunya melalui konsumsi ikan seluang. Kandungan sistein dan DHA dalam ikan seluang berpotensi meningkatkan aktivitas antioksidan enzimatik dalam tubuh, salah satunya yaitu katalase. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian pakan ikan seluang terhadap aktivitas katalase otak pada tikus model stres dengan menggunakan desain penelitian true experimental post-test only control group selama 28 hari. Tiga kelompok tikus digunakan dalam penelitian ini, yaitu kelompok kontrol yang diberi pakan standar (K1), kelompok tikus stres yang diberi pakan standar (K2), dan kelompok tikus stres yang diberi pakan seluang (K3). Aktivitas katalase otak diukur menggunakan spektrofotometri UV-VIS λ 240 nm. Rata-rata nilai katalase otak pada K1, K2, dan K3 masing-masing adalah 0,784 U/mg; 1,985 U/mg; dan 2,385 U/mg. Hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna secara statistik antara ketiga kelompok tikus. Uji lanjutan Tukey HSD menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna antara K1 dengan K2 dan K3, tetapi tidak terdapat perbedaan yang bermakna antara K2 dengan K3. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pemberian pakan ikan seluang memiliki potensi dalam meningkatkan aktivitas katalase otak/pengurangan stres oksidatif pada tikus putih model stres, namun tidak bermakna secara statistik.
Kata-kata kunci: stres, ikan seluang, stres oksidatif, katalase otak
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI