DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Palogoan: Kelompok Masyarakat Era Globalisasi dalam Pelestarian Permainan Tradisional Balogo | |
| PENGARANG | : | TAZKIA AULIA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-12-31 |
Fenomena perubahan sosial budaya oleh globalisasi kerap melunturkan hal yang bersifat tradisional yang bahkan menghilangkannya di kemudian hari. Penelitian ini mengkaji tentang pengaruh globalisasi terhadap sosial budaya masyarakat yang berkaitan dengan permainan tradisional balogo. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui tentang bagaimana latar belakang terciptanya suatu kelompok sosial palogoan. (2) Mengetahui bagaimana kelompok palogoan melakukan revitalisasi pada permainan tradisional balogo sebagai upaya pelestarian budaya. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Kelompok palogoan “P2 Balogo” sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan langkah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menyatakan bahwa hadirnya kelompok palogoan “P2 Balogo” termotivasi guna melestarikan permainan tradisional dan mengeratkan silaturahmi antar masyarakat desa. Kelompok palogoan “P2 Balogo” memiliki keterbukaan bagi siapa saja yang ingin bergabung dalam kelompok. Melalui revitalisasi, suatu permainan tradisional dapat muncul di tengah arus globalisasi setelah sudah hampir mengalami kepunahan. Adapun setelah melalui proses revitalisasi dalam upaya pelestariannya, kelompok palogoan ini memiliki beberapa kegiatan yang mencakup perkumpulan dari latihan rutinan, ambuhan silaturahmi, liga kecamatan, turnamen/liga utama, liga champion, ambuhan 17-an dan kegiatan pada tahun baru. Demikian, dengan adanya kegiatan tersebut pelestarian permainan tradisional di Desa Pematang Panjang berjalan dengan baik hingga saat ini. Harapan bagi kelompok penggiat pelestarian balogo ini agar ke depannya masih dapat menjaga rutinitas kegiatan guna menjaga keberlanjutan dari pelestarian. Pemerintah setempat dapat mensupport fasilitas yang masih kurang, sebagaimana permainan tradisional menjadi aset budaya yang masih berkembang sejauh ini.
Kata kunci: Kelompok, Permainan Tradisional, Pelestarian Budaya, Balogo.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI