DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PROFIL METABOLIT DAN AKTIVITAS ANTIINFLAMASI EKSTRAK ETANOL DAUN BENALU BATU (Paraboea sp.) IN VITRO | |
| PENGARANG | : | AMBI MUHAMMAD AVISENA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-01-09 |
Obat antiinflamasi telah digunakan secara luas, penggunaan dengan jangka waktu lama menghasilkan efek samping yang buruk. Perlu alternatif berupa pengembangan produk-produk alami yang bisa digunakan jangka panjang dan dengan efek samping yang lebih kecil. Di Kalimantan Selatan terdapat tanaman benalu batu (Paraboea sp.) yang belum ada penelitian tentang antiinflamasinya. Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif laboratorik yang bertujuan mengetahui profil metabolit sekunder dan aktivitas antiinflamasi ekstrak etanol daun benalu batu. Metabolit profiling menggunakan metode GC-MS. Uji aktivitas antiinflamasi dengan metode denaturasi protein in vitro menggunakan spektrofotometri UV-Vis untuk menentukan % inhibisi dan nilai IC50. Hasil penelitian mendapatkan metabolit sekunder yaitu methyl 8,9-octadecadienoate, hexadecanoic acid, methyl ester, phytol, dan methyl 9,10-octadecadienoate yang termasuk senyawa golongan lipid, serta beta-D-glucopyranoside, methyl yang termasuk senyawa golongan glikosida. Prosentasi inhibisi konsentrasi 50 ppm, 100 ppm, 200 ppm, 400 ppm, dan 800 ppm berturut turut adalah 29,648 % 35,176 % 40,210 % 85,427 % dan 65,327 %. Nilai IC50 dari subjek adalah 288,967 ppm dan termasuk golongan antiinflamasi lemah. Kesimpulan penelitian adalah ekstrak etanol daun benalu batu berpotensi sebagai antiinflamasi untuk alternatif pengobatan inflamasi yang akan datang.
Kata-kata kunci: benalu batu (Paraboea sp.), GC-MS, antiinflamasi, denaturasi protein.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI