DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | HUBUNGAN KEBIASAAN JAJAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA SISWA SMPN 10 BANJARMASIN DI DEKAT TPS KELURAHAN GADANG | |
| PENGARANG | : | NASYWA MELANIE SUGIYANTO | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-01-02 |
Diare menjadi salah satu masalah kesehatan utama di Kota Banjarmasin dengan prevalensi diare 5,15%. Salah satu faktor penyebab diare adalah konsumsi jajanan yang tidak sehat atau kurang higienis. SMP Negeri 10 Banjarmasin terletak di dekat Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Sampah yang tidak higienis dan dikelilingi oleh banyak penjual jajanan, sehingga meningkatkan risiko kejadian diare pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kebiasaan jajan dengan kejadian diare pada siswa SMP Negeri 10 Banjarmasin. Metode yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Subjek penelitian melibatkan 91 siswa yang dipilih secara total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square serta Relative Risk (RR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 76,9% siswa memiliki kebiasaan jajan buruk, dan 69,2% dari seluruh responden mengalami diare. Kesimpulan penelitian adalah terdapat hubungan signifikan (p-value= 0,000) antara kebiasaan jajan dengan kejadian diare pada siswa SMPN 10 Banjarmasin dan analisis RR mengindikasikan bahwa siswa dengan kebiasaan jajan buruk memiliki risiko 3,48 kali lebih besar untuk mengalami diare dibandingkan dengan siswa yang memiliki kebiasaan jajan baik.
Kata-kata kunci: kebiasaan jajan, diare, siswa SMP, tempat pembuangan sementara
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI