DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PROFIL METABOLIT SEKUNDER DAN AKTIVITAS EKSTRAK ETANOL DAUN BENALU BATU (Paraboea sp.) SEBAGAI ANTIOKSIDAN | |
| PENGARANG | : | BRIAN PRAMANA SANTOSO | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-01-09 |
Tanaman benalu batu (Paraboea sp.) dikenal sebagai salah satu tanaman obat tradisional yang digunakan oleh masyarakat untuk mengatasi berbagai penyakit termasuk kanker. Tanaman ini mengandung berbagai metabolit sekunder seperti flavonoid, triterpenoid, dan steroid yang diketahui memiliki beragam manfaat biologis. Metabolit sekunder tersebut berperan penting dalam melindungi tubuh dari stres oksidatif akibat radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil metabolit sekunder dan menguji aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun benalu batu. Penelitian menggunakan rancangan deskriptif laboratorium dengan metode ekstraksi menggunakan etanol. Analisis metabolit sekunder dilakukan menggunakan Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS) dan aktivitas scavenging radikal bebas ekstrak ditentukan dengan metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun benalu batu memiliki 5 senyawa bioaktif metabolit sekunder dominan seperti methyl 8,9-octadecadienoate, beta-D-Glucopyranoside, hexadecanoic acid, methyl ester, phytol, dan steroid. Ekstrak etanol daun benalu batu menunjukkan sifat scavenger radikal bebas yang kuat dengan nilai IC50 71,52 ± 1,51 ppm, standar asam askorbat IC50 7,63 ± 0,38 ppm. Temuan ini mengindikasikan potensi ekstrak etanol daun benalu batu sebagai sumber antioksidan dapat dimanfaatkan oleh pengguna etnomedisinal untuk mendukung pengembangan produk kesehatan dan farmasi.
Kata-kata kunci: Daun benalu batu, Paraboea sp., metabolit sekunder, antioksidan.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI